Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 05 Juli 2018 / 13:51 WIB

Sanur Village Festival Semarakkan Bali

DENPASAR, KRJOGJA.com - Sanur Village Festival (SVF) 2018 akan dihelat 22-26 Agustus 2018. Dengan tema Mandala Giri, festival ini diadakan di Maisonette Inna Grand Bali Beach, Sanur sehingga menambah even yang bakal menyemarakan Pulau Dewwat ini.

Sanur berjarak 17 km dari airport I Gusti Ngurah Rai. Di sini, selain menikmati matahari terbit, wisatawan bisa menikmati matahari terbenam di Dreamland. Di areal ini, banyak tersedia penginapan. Baik berupa hotel, resort, villa maupun bungalow. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

"Pantai Sanur adalah satu diantara sepuluh tempat paling populer di Asia versi TripAdvisor. Airnya lebih tenang dibandingkan Pantai Kuta. Sanur juga memiliki 8 titik pantai yang hampir semuanya berpasir putih. Beberapa pantai itu di antaranya adalah Segara Ayu, Sindhu, dan Pantai Mertasari," ujar Menpar Arief Yahya, Jumat (29/6).

Menurutnya, Sanur adalah contoh pengembangan pariwisata dengan community based yang sangat sukses. Ini bisa dicontoh oleh daerah lain dalam menggembangkan pariwisata dengan model serupa. Kondisi pasarnya juga bagus, tidak ada kesan kumuh, tapi lebih friendly.

Selain itu, di Sanur banyak terdapat art shop, money changer, mini market, bar, cafe, dan restoran. Semuanya penunjang sarana pariwisata. Transportasinya pun lengkap. Ada taksi meter. Tapi, ada juga penyedia jasa sewa motor dan rental mobil di Sanur.

Ketua Umum Yayasan Pembangunan Sanur (YPS) Ida Bagus Gede Sidharta Putra, menjelaskan mengenai pemilihan Mandala Giri sebagai tema. Menurutnya, Mandala Giri dapat diartikan secara harafiah sebagai lingkaran dan gunung. 

Gunung bagi warga Bali adalah hulu atau kepala yang menjadi orientasi spiritual dan kultural. Menurutnya, perjalanan SVF hingga saat ini menggambarkan semangat pemikiran untuk memusatkan perhatian kembali pada Gunung Agung. 

"Ketika erupsi terjadi, terdapat refleksi kemanusian dan kedekatan alam, yang menjadi sangat penting untuk diwadahi kembali sebagai bagian spirit kreativitas masyarakat Sanur. Sensitivitas keadaan dan keberadaan Gunung Agung diharapkan dapat mendorong kebersamaan dan kekeluargaan (menyamabraya), hormat dan selalu menjaga alam, mengilhami kreativitas warga, serta menunjukkan bahwa Bali sangat aman untuk dikunjungi sebagai tempat wisata terbaik di dunia," jelas Sidharta.

Festival akan diisi dengan sensasi kuliner. Mulai dari warung hingga restoran dan hotel bintang lima di food bazaar. Semuanya memberikan harga terjangkau. Pengunjung juga diberikan sensasi menikmati malam dengan suguhan pagelaran budaya tradisional Bali dan nusantara. Semuanya berbaur dengan beragam genre musik modern. Ada juga pagelaran sendratari kolosal.

Aneka perlombaan dan fun tak lupa disiapkan. Seperti marathon, triathlon, futsal, tenis, golf, surfing, wind surfing, fishing competition, parade jukung serta olah raga air lainnya. Acaranya semakin keren dengan bersepeda jelajahi Sanur. (Fon)