Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 05 Juli 2018 / 14:54 WIB

Jelang Pileg Kondisi Sragen Memanas

SRAGEN, KRJOGJA.com - Ratusan warga yang tergabung dalam Forum Solidaritas Sragen Damai (FSSD) menggelar aksi demo di gedung DPRD setempat, Kamis (05/07/2018). Mereka menuntut para politisi tidak melakukan politik adu domba hanya demi meraih suara pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 mendatang.

Koordinator aksi demo, Suroto dalam orasinya meminta para politisi yang duduk sebagai anggota DPRD ikut menjaga Sragen tetap damai dan kondusif meski tensi politik sudah memanas. "Kedepankan cara-cara legal dalam meraih dukungan massa. Jangan mengadu domba warga hanya untuk kepentingan sesaat. Sragen harus tetap damai dan kondusif," ujarnya.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurut Suroto, aksi demo kali ini merupakan wujud kekesalan warga atas perilaku sejumlah oknum anggota DPRD yang diduga turut menyebarkan berita hoax dan provokasi. "Kami juga menyayangkan adanya perseteruan antarpimpinan DPRD yang berdampak pada tidak kondusifnya Sragen. Mari bermain fair menjelang Pileg, jangan menyebar berita bohong hanya untuk meraih suara warga," jelasnya.

Suroto mengaku siap menjadi garda terdepan untuk memeriangi upaya penyebaran berita bohong atau provokasi di tengah masyarakat. Apalagi jika sampai berita bohong tersebut disebar oleh oknum wakil rakyat, maka akan berhadapan dengan FSSD. "Jangan sekali-kali bermain kasar dengan cara mengadudomba rakyat, kami semua siap menghadapi," tandasnya.

Para pendemo sempat ditemui oleh Ketua Komisi I DPRD Sragen, H Suroto. Tuntutan dan aspirasi para pendemo diterima dan siap disampaikan ke pimpinan DPRD. "Selaku perwakilan dari lembaga DPRD, kami tampung aspirasi dari FSSD dan siap kami sampaikan ke pimpinan untuk ditindaklanjuti," tuturnya. (Sam)