Angkringan Editor : Tomi sudjatmiko Minggu, 01 Juli 2018 / 11:38 WIB

VCY, Wadah Komunitas Pecinta Mobil VW di Yogyakarta

SETIAP pemilik ataupun penggemar mobil Volkswagen (VW) bisa bergabung dalam suatu klub atau komunitas. Khusus yang tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), satu di antaranya bisa bergabung di VW Club Yogyakarta (VCY).

Tak kalah menarik, klub ini memiliki beragam agenda atau even rutin baik sifatnya lokal sampai internasional. Even sifatnya lokal antara lain kumpul tiap Sabtu malam, konvoi keliling Kota Yogya, Syawalan dan bakti sosial. Sedangkan yang sifatnya internasional dan menjadi even unggulan, yakni Jogja Volkswagen Festival (JVWF). Even ini menjadi ajang pagelaran temu penggemar, pameran dan kontes VW lintas negara yang diselenggarakan setiap periode dua tahun (biennial).

"JVWF telah dimulai sejak 2013 dan peggemar VW dari berbagai negara antusias bisa datang, misalnya dari Jepang, Inggris, Kanada, Brazil dan Indonesia,” ungkap Sekretaris I VCY, Gerry KM.

Gerry menambahkan, agenda unggulan yang diprakarsai VCY ini bermula dari kegelisahan anggota yang merasa sudah saatnya DIY khususnya dan Indonesia umumnya memiliki even VW bertaraf internasional. Tokoh-tokoh VW dari berbagai negara yang masih eksis, tak memandang umur, selalu semangat untuk datang. "Pengunjung atau setiap hadirin yang mendaftar serta datang di JVWF, tiketnya diundi serta berkesempatan mendapat satu unit mobil VW,” bebernya.

Johan Nirmana dari Divisi Sosial VCY menjelaskan, anggota VCY datang berbagai kalangan dengan profesi beragam, misalnya ada dosen, guru, wirausahawan, pensiunan karyawan/PNS, kontraktor, konsultan sampai pemilik hotel. Jumlah anggota terdaftar sekitar 200 orang, namun yang bisa aktif mengikuti even kisaran 70 orang.

“Kegiatan sifatnya lokal selain menjadi ajang berkumpul mempererat silaturahmi biasa juga bagian dari tolong-menolong dan berbagi terhadap sesama. Selain ada kopdar rutin, buka puasa bersama dan syawalan setiap tahun, kami juga punya agenda bakti sosial rutin seperti ke panti asuhan, panti jompo dan bantuan air ke daerah yang mengalami kekeringan,” tambahnya. (Yan)