Goa Kebon, Goa Pendidikan di Krembangan Kulonprogo

Goa Pendidikan di Kulonprogo

PENDIDIKAN  merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran. Tujuannya agar peserta didik aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara. 

Sedangkan menurut Ki Hajar Dewantara mengartikan pendidikan sebagai upaya untuk memajukan budi pekerti, pikiran serta jasmani anak, agar dapat memajukan kesempurnaan hidup dan menghidupkan anak yang selaras dengan alam dan masyarakatnya. Dengan demikian pendidikan perlu dilakukan kapan pun dan dimanapun selayaknya pendidikan sepanjang hayat atau belajar sepanjang hayat.

Salah satu wujud dari pendidikan non formal dan informal adalah pendidikan berbasis wisata, dimana pendidikan ini menjadikan wisata sebagai wahana belajar sekaligus rekreasi.

Wisata merupakan semua tempat atau keadaan alam yang memiliki sumber daya wisata yang dibangun dan dikembangkan sehingga mempunyai daya tarik dan diusahakan sebagai tempat yang dikunjungi. Banyak wisata pendidikan yang ada di Yogyakarta, tidak hanya satu dua saja, bahkan hampir setiap tempat wisata memiliki area pendidikan yang dapat dinyatakan sebagai wisata pendidikan.

Salah satu wisata pendidikan yang baru­baru ini muncul adalah wisata pendidikan Goa Kebun, dimana wisata itu terletak di Dusun VII Desa Krembangan, Panjatan, Kabupaten Kulon Progo.

Dari fenomena kawasan wisata yang semakin berkembang, lima orang mahasiswa UNY mencoba untuk membuat inovasi mengenai pengelolaan kawasan wisata berbasis pendidikan. Melalui PKMM­Dikti (Program Kreativitas Mahasiswa), pemberdayaan Pokdarwis dilaksanakan.

Kelima mahasiswa tersebut merupakan mahasiswa Prodi Pendidikan Luar Sekolah, Teknologi Pendidikan, dan Pendidikan Biologi.

Pemberdayaan Pokdarwis ini diwujudkan dengan pengembangan GO PEN (Goa Pendidikan) di sebuah kawasan goa yang akrab disebut dengan Goa Kebon di Krembangan, Panjatan, Kulon Progo. Masyarakat sudah cukup lama mengelola kawasan Goa Kebon tersebut namun belum maksimal. Oleh karena itu, ditawarkan beberapa inovasi oleh mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta tersebut.

Inovasi yang ditawarkan berupa area outbond, area belajar edukatif, TBM (Taman Baca Masyarakat) dengan bentuk Gubuk Belajar, dan kawasan tanaman obat herbal.  Selain hal tersebut, terdapat kegiatan­kegiatan yang nantinya akan menunjang kualitas pengelolaan GO PEN seperti : sosialisasi pengembangan dan pengelolaan wisata Goa Kebun sebagai Goa Pendidikan, kerja bakti bersih Goa Kebun, pembuatan gubuk wisata belajar, pelatihan warga sekitar untuk team outbond, serta adanya pelatihan praktek­edukatif untuk tanaman herbal.

Sasaran dari kegiatan ini adalah Pokdarwis yang beranggotakan warga sekitar Goa Kebon. Dari kegiatan ini, diharapkan dapat menciptakan komunitas belajar dan tempat belajar masyarakat yang mandiri sehingga tidak ketergantungan dengan pihak­pihak lain dan berdaya saing tinggi. Dengan demikian, potensi Goa Kebun dapat dimaksimalkan. (*)

Yudan Hermawan

Tulis Komentar Anda