PPDB KLATEN

Pemohon Legalisir Dokumen Kependudukan Naik 500 Persen

Antrian warga pemohon legalisir di Disdukcapil (Sri Warsiti)


KLATEN, KRJOGJA.com - Menjelang penerimaan siswa baru, jumlah pemohon legalisir dokumen kependudukan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Klaten membludag.

Kepala Disdukcapil Klaten, Widya Sutrisna Jumat (29/06/2018) mengemukakan, pada hari-hari normal, pemohon legalisir rata-rata hanya 100 orang, namun dalam beberapa hari terakhir, terjadi peningkatan signifikan hingga mencapai 500 pemohon per hari.

"Untuk yang minta legalisir hari-hari biasa sedikit, paling 100 orang. Menjelang peneriman siswa baru ini melonjak, jadi sekitar 350 hingga 500 pemohon per hari," kata Widya Sutrisna.

BACA JUGA : 

Untuk Daftar Sekolah, Balai Dikmen Sleman Keluarkan Ribuan Rekomendasi SKTM

Pemda Harus Terapkan Peraturan PPDB baru

Widya Sutrisna menjelaskan, terkait legalisasi dokumen kependududkan dari Pemerimtah Propinsi, sudah membuat edaran kepada para kepala sekolah SLTA se Jateng, bahwa penerimaan siswa baru, untuk dokumen KK tidak perlu dilegalisir.

"saat mendaftar cukup membawa foto copy sambil menunjukan yang asli. Namun karena banyak yang minta ke sini, ya tidak kami tolak, tetap kami layani,” jelas Widya Sutirsna.

Untuk tingkat SMP dan SD, pihaknya sudah minta bantuan pada Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Klaten, agar aturan sama seperti di propinsi. Guna mengurangi tingkat kepadatan jumlah pemohon legalisir, pihak Disdukcapil Klaten telah membeikan pengumuman kepada para pemhon, bahwa penerimaan siswa baru tingkat SLTA, tidak dipersyaratkan adanya legalisir kartu keluarga,

“Untuk yang tingkat SLTA kami umumkan, karena sudah ada payung hukumnya. Untuk yang SD dan SMP kami masih menunggu dari Dinas Pendidikan Klaten, katanya sedang diproses,” tambah Widya Sutrisna pula. (Sit)

Tulis Komentar Anda