DIY Editor : Danar Widiyanto Senin, 25 Juni 2018 / 01:10 WIB

Jalur Pedestrian Sarkem Penuh Sampah, Ini Tanggapan Pemkot Yogya

YOGYA, KRJOGJA.com - Beberapa hari belakangan keasyikan merayakan libur Lebaran 2018 di pusat kota Yogyakarta terganggu banyaknya sampah berserakan di sepanjang pedestrian Jalan Pasar Kembang (Sarkem) yang baru saja selesai direvitalisasi. Sontak saja banyak pihak yang menyayangkan hal tersebut terjadi lantaran membuat kesan buruk wajah Kota Yogyakarta.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti mengatakan bahwa pihaknya tak berhenti mengingatkan masyarakat termasuk wisatawan agar membudayakan hidup bersih. Artinya dalam hal sampah pedestrian Sarkem, menurut Haryadi dengan tudak mudah membuang sampah sembarangan.

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Baca Juga: Loko Coffee Shop, Tawarkan Kehangatan Malioboro.. Wow!

“Paling penting itu pola pikirnya, kalau punya sampah tidak ada tempat sampah ya 'digembol' dulu, sampai ketemu tempat sampah. Di Singapura, tempat sampah lebih sedikit dari Yogya tapi jumlah sampahnya juga lebih sedikit. Artinya mindset orang yang harus diubah,” ungkapnya pada wartawan Minggu (24/6/2018) petang.

Terkait penambahan tempat sampah yang dituding menjadi penyebab wisatawan membuang sampah di pinggiran pedestrian Sarkem, Haryadi menilai hal tersebut cukup mudah dilakukan. “Kalau hanya menambah itu gampang sekali tinggal pengadaan, tapi di sini yang harus ditekankan adalah budaya masyarakat, saya tidak capek pokoknya terus menghimbau hal ini,” sambung Haryadi.

Sementara Kepala PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Eko Purwanto mengaku siap berkolaborasi dengan Pemkot Yogyakarta dalam menanggulangi sampah yang berserakan di pedestrian. “Kami siap kerjasama dengan Pemkot membersihkan karena ini kepentingan masyarakat. Harapan kami sama seperti seluruh pihak agar masyarakat nyaman dan bersih,” ungkapnya. (Fxh)