Dari Yerusalem Yahya Staquf Tegaskan Sikap Soal Palestina

ISRAEL, KRJOGJA.com - Sekretaris Jenderal Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf menegaskan sikapnya yang berpihak kepada Palestina tidak perlu dipertanyakan meskipun dia menerima undangan ke Yerusalem atas undangan lembaga Israel.

"Sebagai mana yang Anda ketahui, beberapa orang di Indonesia, juga tempat lain, Hamas, Otoritas Palestina, OKI, membuat pernyataan soal kunjungan saya di sini," kata Staquf dalam sebuah forum di Yerusalem.

Yahya Staquf berkunjung ke Yerusalem sejak 10 Juni lalu. Lawatannya disebut-sebut atas nama pribadi, tidak mewakili Nahdlatul Ulama dimana dia menjabat sebagai Sekjen. Apalagi sebagai Dewan Pertimbangan Presiden. Presiden Joko Widodo di Istana Bogor juga telah menyatakan bahwa lawatan Yahya Staquf atas nama pribadi.

Kunjungan atas undangan American Jewish Community (AJC) tersebut menuai kecaman. Yahya Staquf dianggap tidak sensitif atas situasi yang terjadi di Jalur Gaza belakangan. Di mana lebih dari 130 warga Palestina tewas dan ribuan lainnya luka-luka akibat kekerasan yang dilakukan tentara Israel. Kekerasan tersebut mendapat kecaman dari Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) lewat resolusi yang baru saja diloloskan Majelis Umum (MU).

"Saya melakukan apa yang harus saya lakukan. Sebagai ulama yang melayani Nadhlatul Ulama, organisasi Islam terbesar di Indonesia, mungkin di seluruh dunia, dengan rekam jejak berpihak pada Palestina. Saya membela Palestina, saya membela rakyat Palestina," tambahnya. (*)

Tulis Komentar Anda