DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 13 Juni 2018 / 21:37 WIB

Dinkes Bantul Perbanyak Stok Obat Hadapi Lebaran

BANTUL, KRJOGJA.com - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul melakukan serangkaian kegiatan sebagai bagian dari antisipasi persiapan terkait Kejadian Luar Biasa (KLB) dan beberapa penyakit yang rawan terjadi saat Lebaran. Kesiapsiagaan ini dilakukan dengan penyediaan stok obat dan memberlakukan layanan kesehatan dan puskesmas dan klinik kesehatan di beberapa tempat.

Kepala Dinkes Bantul, drg Maya Sintowati Pandji MM menuturkan saat musim Lebaran pihaknya intensif melakukan pengamatan antisipasi penyakit potensial KLB. Selain antisipasi pihaknya juga meningkatkan respon cepat terhadap KLB dan penyakit potensial wabah. Beberapa penyakit potensial wabah dan rentan menjadi KLB di antaranya demam berdarah, campak, polio, difteri, pertusis, rabies, malaria, hepatitis, bahkan keracunan makanan.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

"Untuk itu penyiapan logistik medis dan obat selama siaga Lebaran termasuk bahan medis habis pakai sudah disebar ke puskesmas dan rencananya akan disebar di Pos Kesehatan. Yang tak kalah diantisipasi adalah kasus kecelakaan lalu lintas," jelas Maya.

Selain menyiagakan puskesmas selama 24 jam, Dinkes Bantul juga telah menyiapkan 68 unit ambulans dari berbagai instansi yang siap berjaga sewaktu-waktu jika diperlukan untuk mengangkut pasien. Kesiapan lain yakni sejak sebelum Ramadan, Dinkes melakukan pemantauan keamanan pangan di pasar tradisional dan toko-toko. Adapun pantauan keamanan pangan dilakukan untuk menjamin masyarakat mendapatkan makanan yang berkualitas dengan jaminan mutu, kesehatan dan higienitas makanan.

"Beberapa makanan yang diperiksa di antaranya adalah makanan yang dicurigai mengandung bahan berbahaya seperti formalin, rodhamin B, methanil yellow dan boraks. Selain itu kami juga memantau makanan kadaluwarsa serta kondisi makanan yang tidak sesuai dengan ketentuan atau kemasan rusak," jelasnya. (Aje)