Isu Kelangkaan Elpiji 3 Kg Resahkan Warga

Polisi mengecek gudang agen gas elpiji. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Gas melon tiga kilogram dikabarkan langka di Kabupaten Purworejo. Lonjakan permintaan menjelang lebaran diduga memicu habisnya pasokan barang di pasaran.

Menindaklanjuti isu tersebut, Satreskrim Polres Purworejo melakukan inspeksi mendadak ketersediaan gas pada agen di Purworejo. "Kami turun ke lapangan terkait kabar tersebut, kita coba cari sumber masalahnya dengan melihat operasional agen," ujar Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH, kepada KRJOGJA.com, Rabu (13/06/2018).

Menurutnya, adalah suatu keanehan apabila Pertamina telah menambah kuota delapan persen menjelang lebaran, namun masih terjadi kelangkaan. Untuk mengetahui situasi terkini, polisi meminta koordinator memanggil seluruh agen gas berkumpul.

Dikatakan, isu tersebut harus diredam agar tidak menimbulkan  gejolak di masyarakat. "Besok rencananya bersama agen akan kumpulkan seluruh pangkalan, selain menjelaskan, kami juga ingin tahu kondisi yang mereka alami," tuturnya.

Koordinator Agen Gas Elpiji Purworejo C Panji Pranowo mengemukakan, lonjakan permintaan selalu terjadi setiap lebaran. "Purworejo itu kantong pemudik, jadi banyak yang pulang kampung akhirnya aktivitas meningkat. Rumah tangga yang biasanya beli satu tabung, beli lebih dari satu jelang lebaran dengan alasan untuk stok," terangnya.

Selain itu, banyaknya pedagang musiman yang berjualan hanya saat Ramadan dan lebaran juga meningkatkan permintaan. Juga masih ada kelompok masyarakat mampu di Purworejo yang menggunakan tabung gas tiga kilogram.

Panji berharap masyarakat mampu beralih menggunakan Bright Gas nonsubsidi tabung 5,5 kilogram atau elpiji 12 kilogram. "Jangan ikutan pakai gas melon karena bukan haknya," ucapnya.

Terkait adanya isu kelangkaan akibat adanya permainan dalam distribusi, Panji keras membantah. Menurutnya, gas elpiji yang disalurkan sudah sesuai kuota.

"Kami tukar tabung di SPBE, begitu sampai agen, langsung didistribusikan ke pangkalan. Seluruh gas melon isi dari SPBE disalurkan kepada pangkalan, tidak ada tersisa di gudang agen," tegasnya. (Jas)

Tulis Komentar Anda