Penahanan Kader IMM Purworejo Ditangguhkan

Website piyungancyber.com diblokir Kominfo. (Foto : Jarot Sarwosambodo)

PURWOREJO, KRJOGJA.com - Penahanan And (24), aktivis Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Purworejo yang jadi tersangka atas dugaan pelanggaran UU ITE, dikabulkan Polda Metro Jaya. Aktivis asal Desa Cepedak Kecamatan Bruno itu bisa berlebaran bersama keluarganya.

Aktivis Muhammadiyah Purworejo Ahmad Mauludin Musdani mengatakan, And dalam perjalanan pulang dari Jakarta. And pulang dikawal PP Muhammadiyah dan kader IMM pusat. "Hasil komunikasi kami dengan IMM provinsi dan pusat, alhamdulillah penahanan rekan kami itu ditangguhkan," ujarnya kepada KRJOGJA.com, Rabu (13/06/2018).

Menurutnya, berdasar informasi yang diterima, penangguhan penahanan dikabulkan setelah ada jaminan dari penasehat hukum. Dalam suratnya, kuasa hukum menegaskan tersangka akan bersikap kooperatif terkait dengan pemeriksaan perkara.

Tersangka juga berjanji tidak akan melarikan diri dan menghilangkan alat atau barang bukti perkara. Selain itu, And juga masih aktif sebagai mahasiswa.

Dikatakan, And bukan sosok yang sangat paham dunia teknologi informasi. Aktivitasnya di dunia maya hanya membuka situs dan menggunakan medsos untuk kampanye gerakan Muhammadiyah.

"Terkait poster fitnah di internet yang jadi dasar laporan, Andi tidak akan bisa membuatnya. Kami berharap permasalahan cepat selesai, ada hasil terbaik dan pihak yang diduga meretas akun hingga menyebabkan rekan kami jadi tersangka, segera tertangkap," tegasnya.

Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Kholid Mawardi SH membenarkan adanya informasi And tidak ditahan. "Mungkin sekarang sudah kembali ke rumah, informasinya memang tidak ditahan," katanya.

Adapun terkait penyidikan perkara, lanjutnya, menjadi kewenangan tim Cyber Crime Polda Metro Jaya. "Terkait pokok perkara kami tidak tahu. Terpenting, kami siap memfasilitasi apabila penyidik datang menjemput atau mungkin memeriksa tersangka di Purworejo," terangnya.

And ditetapkan sebagai tersangka dugaan melanggar UU ITE karena diduga menjadi aktor website Piyungan Cyber. Penyidik membawa And ke Mapolda Metro Jaya untuk pemeriksaan sebagai tersangka, Senin (11/06/2018).

Dalam klarifikasi lewat akun twitter sebelum penangkapan, And mengaku difitnah menjadi pengelola website yang menyebarkan informasi hoax terkait Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Sementara website yang dilaporkan telah ditutup, sedangkan akun twitternya juga disuspen. (Jas)

Tulis Komentar Anda