Abu Hapsin Ajak Besarkan NU Jateng

Istimewa

SEMARANG, KRJOGJA.com - PWNU Jawa Tengah akan menggelar konferensi wilayah pada 7 Juli 2018, di Pondok Pesantren Miftahul Huda, Ngroto Gubug Kabupaten Grobogan. Forum rapat tertinggi organisasi tersebut merupakan moementum strategis untuk membahas berbagai problem keumatan termasuk menjamurnya gerakan radikalisme dan terorisme akhir-akhir ini.

"Maka, konferwil ini tidak melulu menggulirkan PWNU Jateng ke depan akan dipimpin siapa, namun lebih dari itu perlu dijadikan ajang konsolidasi organisasi di mana program yang baik patut dipertahankan dan yang masih kurang terus diperbaiki dan dicarikan solusinya," tegas Ketua PWNU Jateng Abu Hapsin PhD kepada KRJOGJA.com, Rabu (13/06/2018), di Semarang.  

Dr Abu Hapsin PhD mengajak seluruh warga NU untuk bergandengtangan mengawal dan membesarkan NU, organisasi yang keagamaan yang berdiri sejak 1926 ini. Semangat khittah 1926 menjadi alas perjuangan. Itulah jiwa, spirit sekaligus motor penggerak psikis warga NU. Setiap pengurus harus menambatkan semangat ini dalam khidmahnya.

Abu berharap ke depan, NU tetap istiqomah sebagai motor penguatan nilai-nilai kebangsaan dan senantiasa menunjukan keberpihakannya pada mereka yang lemah.

Sementara itu Ketua Panitia Konferwil Dr H Najahan Musyafak MA menegaskan, selain menjadi forum pertanggungjawaban kepengurusan KH Ubaidullah Shodaqoh sebagai Rais Syuriyah dan KH Abu Hapsin, PhD selaku Ketua Tanfidziyah masa khidmat 2013-2018, sekaligus untuk membahas isu-isu kekinian termasuk upaya mengeliminasi paham radikalisme dan terorisme di Jawa Tengah.

Menurut Dr Najahan, dalam konferwil selain sebagai ajang mekanisme formal, juga menjadi bagian dari refleksi, evaluasi serta ruang percakapan tentang strategi-strategi NU ke depan. Mengingat tantangan yang dihadapi umat semakin banyak, baik dari sisi ideologis, ekonomis maupun konsolidasi internal yang harus terus dikuatkan. (Isi)

Tulis Komentar Anda