DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 13 Juni 2018 / 10:22 WIB

Pemda DIY Waspadai Stok dan Harga Pascalebaran

YOGYA, KRJOGJA.com - Pemda DIY menerjunkan petugas untuk memonitor pasokan dan harga komoditas yang sering memberikan dampak goncangan terhadap inflasi di tingkat distributor mendekati lebaran 2018.  Bahkan, tidak terlena dengan tetap mewaspadai ketersediaan dan harga pascalebaran agar tetap berada pada kondisi yang stabil. 

"Kami memposisikan diri melakukan pemantauan langsung di sejumlah distributor komoditas tertentu yang berkontribusi terhadap inflasi, karena memang kebutuhan masyarakat terhadap barangbarang tersebut besar. Komoditas tersebut antara lain beras, daging, telur, bawang merah cabai,” kata Kepala
Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda DIY Sugeng Purwanto di Yogyakarta, Selasa (12/6)

Menurut Sugeng, tujuan monitoring tersebut untuk mengetahui perkembangan harga di lapangan dan kondisi terkini pasokan maupun harga di tingkat distributor. Harga di pasar juga dipengaruhi sikap dan mental dari para distributor tersebut. Contohnya apabila distributor menunda jual sepekan saja, situasinya akan lain di lapangan.

"Minimal tanggung jawab pemerintah bisa menciptakan situasi dan ekspektasi serta meyakinkan masyarakat bahwa ketersediaan pasokan menghadapi Idul Fitri aman. Namun kami tidak menampik pasti ada kenaikan harga mewarnai mendekati lebaran, tetapi masih dalam batas normatif kemudian di tingkat distributor tidak ada permainan,” tuturnya.

Pemda DIY mengaku mempunyai kewajiban dan tanggung jawab untuk menyampaikan kondisi dan situasi yang terjadi di lapangan supaya masyarakat DIY bisa menjadi kondusif dan tidak panic buying dengan berbelanja secara wajar. (Ira)