Jateng Editor : Ivan Aditya Selasa, 12 Juni 2018 / 16:37 WIB

Dinas Kesehatan Beri Peringatan RSIS Pabelan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Peringatan keras diberikan kepada Rumah Sakit Islam Surakarta (RSIS) Pabelan, Kartasura untuk tidak beroperasi dan segera melakukan pembuangan atau pemusnahan limbah medis. Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo meminta kepada RSIS patuh karena belum memiliki izin resmi untuk mengoperasionalkan rumah sakit dan keberadaan limbah medis membahayakan orang sekitar.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo Nassrudin, Selasa (12/06/2018) mengatakan, ada dua hal berbeda yang disorot Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo. Pertama berkaitan protes para karyawan RSIS Pabelan, Kartasura menuntut pembayaran gaji dan THR.

Karyawan bahkan mengancam mogok kerja apabila tuntutan mereka tidak dikabulkan direksi. Berkaitan dengan masalah tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo hanya menyoroti tentang operasional RSIS Pabelan, Kartasura.

Mereka sejak lama diminta untuk tutup atau tidak membuka usaha atau mengoperasionalkan rumah sakit karena belum memiliki izin resmi operasional dari petugas. Meski sudah dilarang namun RSIS Pabelan, Kartasura tetap mengoperasionalkan rumah sakit.

Terkait dengan kondisi tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo sudah memberikan peringatan keras pada RSIS Pabelan, Kartasura untuk segera menutup usahanya. Sebab usaha yang dijalankan sekarang ilegal karena belum memiliki izin operasional resmi dari petugas.

Operasional rumah sakit secara ilegal tanpa izin resmi dari petugas sangat disayangkan dan jelas melanggar aturan. Karena itu tindakan tegas dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo untuk menghindarkan hal yang tidak diinginkan.

Sorotan lain juga diberikan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo berkaitan dengan keberadaan tumpukan limbah medis RSIS Pabelan, Kartasura. Sebab keberadaanya membuat resah banyak orang baik karyawan rumah sakit maupun warga sekitar.

Limbah medis tersebut harus dibuang atau dimusnahkan secepatnya. Sebab apabila tidak maka rawan menimbulkan masalah baru seperti penyebaran virus penyakit.

"RSIS Pabelan, Kartasura sudah kami beri peringatan keras untuk tidak beroperasi karena belum memiliki izin. Selain itu juga telah diberikan peringatan berkaitan dengan keberadaan limbah medis," ujar Nassrudin.

Pengawasan akan terus dilakukan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukoharjo terhadap keberadaan RSIS Pabelan, Kartasura baik soal operasional maupun limbah medis. Bahkan koordinasi dan pengecekan langsung dengan mendatangi lokasi tumpukan limbah medis sudah dilakukan dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup Sukoharjo. (Mam)