Jateng Editor : Danar Widiyanto Selasa, 12 Juni 2018 / 15:51 WIB

Rawan Kejahatan Saat Lebaran, Polres Sukoharjo Siagakan Anggota Bersenjata

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Aksi terorisme masih menjadi kerawanan yang bisa terjadi saat arus mudik Lebaran. Karena itu Polres Sukoharjo menempatkan anggota bersenjata laras panjang disemua Pos Pengamanan (Pospam). Anggota juga disebar disejumlah wilayah rawan secara bergerombol dan dilarang patroli sendiri.

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Selasa (12/6/2018) mengatakan, semakin mendekati Lebaran pengamanan terus diperketat. Petugas dari tim gabungan tidak hanya fokus pada kendaraan pemudik di jalan namun juga pengamanan lainnya yang rawan terjadi. Kerawanan tersebut seperti aksi terorisme, perampokan termasuk berkaitan dengan pemilihan gubernur (Pilgub).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Khusus untuk kerawanan aksi teroris menjadi prioritas utama Polres Sukoharjo dalam melakukan pengamanan Lebaran. Polres Sukoharjo sudah mendirikan lima Pos Pengamanan (Pospam) disejumlah wilayah seperti di proliman Sukoharjo Kota, bundaran Patung Pandawa Solo Baru, Grogol, halaman Transmart Pabelan, Kartasura, bundaran Tugu Perjuangan Kartasura dan di Ngasem Kartasura.

Disemua Pospam Lebaran tersebut Polres Sukoharjo menempatkan sekitar tiga sampai empat anggota membawa senjata laras panjang. Di luar itu banyak anggota lainnya yang bertugas juga dilengkapi senjata api. Keberadaan senjata api tidak sekedar sebagai pelengkap tugas anggota kepolisian saja namun juga kesiapsiagaan memberikan jaminan keamanan pada masyarakat.

"Pengamanan Lebaran tahun ini beda dibanding sebelumnya karena tidak hanya fokus pengamanan Lebaran khususnya kendaraan pemudik saja namun juga kerawanan ancaman kejahatan lainnya seperti aksi terorisme. Pengamanan juga fokus dalam menghadapi Pilgub dimana pelaksanaan pemilu akan digelar setelah Lebaran," ujar AKBP Iwan Saktiadi.

Antisipasi aksi terorisme sudah dilakukan Polres Sukoharjo dengan melakukan patroli wilayah. Kegiatan bahkan dilakukan dengan melibatkan petugas dari aparat gabungan lainnya.

Patroli dilakukan anggota Polres Sukoharjo secara bersama membawa senjata disejumlah wilayah rawan. Kegiatan dimaksudkan untuk mempersempit ruang gerak pelaku terorisme dan memberikan jaminan keamanan pada masyarakat.

"Terorisme masih menjadi ancaman dalam Lebaran kali ini maka pengamanan diperketat disemua wilayah. Tidak hanya di jalan jalur mudik saja tapi objek vital lainnya," lanjutnya.

Sementara itu jajaran Forkopimda Sukoharjo melakukan pemantauan Pospam Lebaran pada Senin (11/6/2018) malam. Para pimpinan daerah Sukoharjo melihat secara langsung kondisi Pospam dan petugas yang berjaga. Hasilnya seluruhnya telah siap dalam memberikan pengamanan pada masyarakat.

Kapolres mengatakan, pemantauan sekaligus memberikan semangat kepada petugas dari tim gabungan yang bertugas di Pospam untuk melakukan pengamanan Lebaran. Para petugas rela melaksanakan tugas dan jauh dari keluarga saat Lebaran.

"Kondisi Sukoharjo sampai sekarang aman dan kondusif. Kami harap masyarakat juga ikut membantu pengamanan di lingkungan masing masing," lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya mengatakan, melihat sendiri kesiapan pengamanan Lebaran dari petugas gabungan dengan mendatangi Pospam. Bupati berharap saat pelaksanaan arus mudik Lebaran bisa berjalan lancar tanpa halangan apapun.

"Petugas dari tim gabungan sudah bersiap penuh memberikan pengamanan Lebaran pada masyarakat. Pada para pemudik saya minta selama perjalanan menuju Sukoharjo untuk tetap mematuhi aturan lalu lintas dan selamat sampai tujuan," ujar Wardoyo Wijaya.

Bupati mengatakan, jaminan keamanan sudah diberikan oleh aparat saat arus mudik Lebaran. Jaminan juga diberikan Pemkab Sukoharjo pada pemudik dengan menyediakan jalur mudik layak. Sebab semua jalan di Sukoharjo siap digunakan baik jalur utama maupun alternatif. (Mam)