Pelaku Pembacokan Mahasiswa UGM 'Dibawa' ke TKP, Ini Aksi Mereka

Pelaku pembacokan yang membacok mahasiswa UGM hingga meninggal. (Instagram/@poldadiy)

YOGYA, KRJOGJA.com - Remaja berinisial AYT (19) pelaku pembacokan yang menewaskan mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) Dwi Ramadhani Herlangga (26) menjalani pra rekontruksi pada Selasa (12/6/2018) dini hari. Polisi ingin mengetahui lebih jelas bagaimana peristiwa yang merenggut nyawa orang tak bersalah tersebut terjadi.

Direktur Ditreskrimum Polda DIY, Kombes Polisi Hadi Utomo mengungkap agenda pra rekontruksi dimaksudkan untuk mengetahui secara lebih jelas bagaimana peristiwa kejahatan terjadi. Polisi menurut dia juga mencari adanya kemungkinan alat bukti dan saksi tambahan.

Baca Juga: Polisi Tangkap Pembacok Mahasiswa UGM !

"Tujuannya untuk merekonstruksi awal peristiwa bagaimana terjadinya dan kemungkinan polisi bisa memperoleh saksi tambahan atau alat bukti tambahan. Ada sekitar 20 adegan yang diperagakan dan dilakukan di sejumlah titik termasuk TKP di simpang empat Jalan C Simanjuntak (Mirota),” ungkap Hadi.

Di pra rekonstruksi tersebut polisi mendapatkan kecocokan antara pengakuan tersangka dengan alat bukti yang ada. Namun demikian nantinya polisi tetap melakukan sekali lagi rekonstruksi untuk memastikan kelengkapan berkas perkara, termasuk menghadirkan satu tersangka lain yakni MWD (15) yang bertindak sebagai jongki motor.

“Nanti kemungkinan akan diadakan sekali lagi rekonstruksi untuk memastikan berkas perkara lengkap,” sambung Hadi.

Proses pra rekonstruksi sendiri berlangsung 1,5 jam senak pukul 00.00 hingga 01 30 WIB. Polisi sementara mengungkap bahwa motif kejahatan tersebur adalah kejahatan jalanan lantaran pelaku sudah mempersiapkan senjata tajam yang membuktikan niat. (Fxh)

 

Tulis Komentar Anda