Mantan Waka BIN Beri Kuliah Umum di Undip

KH As'ad Said Ali (tengah) dan Rektor Undip (kanan) saat memberi Presidential Lecture di Undip (foto Ist)

SEMARANG,KRJOGJA.com- Universitas Diponegoro mengundang mantan wakil kepala Badan Intelejen Negara (BIN) KH As'ad Said Ali sebagai narasumber dalam presidential lecturer (kuliam umum) mengenai paparan radikalisme dan Pancasila di kampus Undip Tembalang belum lma ini.

Rektor Universitas Diponegoro Prof Yos Johan Utama mengatakan Undip merupakan universitas pancasilais yang sedang berlari untuk mengejar prestasi.  "Undip menghadirkan KH As'ad Said Ali karena selain sangat berpengalaman dalam kapasitasnya sebagai mantan wakil kepala BIN, KH As'ad Said Ali juga alumni Undip karena mendapat gelar doktor honoris causa dari Undip tahun 2013."

Dalam kuliahnya, KH As'ad Said Ali mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim menyepakati sistem politik transformatif atau nasionalis religius. Menurutnya, sebagian masyarakat mempromosikan sekularisme, sebagian lagi mempromosikan  revitalisme, dan sebagian masyarakat lainnya mempromosikan sistem politik reformis dan sebagian kecil mendukung terorisme. Dan As'ad yakin universitas, apalagi Undip, tidak mungkin menjadi sarang terorisme karena pendekatan mereka yang indoktrinatif.

Terkait dengan pandangan tentang Khilafah yang saat ini sering didengungkan, ujar As’ad Said sistem khilafah merupakan kepemimpinan umat bukan di politik. Pada kesempatan itu dirinya juga mendoakan agar Undip menjadi universitas yang terkemuka dan mampu menjadi universitas terbaik di Indonesia. (sgi)

Tulis Komentar Anda