DIMERIAHKAN VIA VALEN

107 Musisi Indie Unjuk Kebolehan di Ajang IIMF 2018

Para Pendukung Event Festival Music Indie (Istimewa)

JAKARTA.KRJOGJA.com - PT Indonesia International Graha sebagai pelaksana Pekan Raya Indonesia (PRI) dan International Indie Music Festival, menjanjikan akan PRI akan menjadi multievent yang makin seru dan besar-besaran.

"Cita-citanya PRI bakal setara seperti di negara-negara maju yang punya satu eksibisi akbar yang jadi perhatian masyarakat dunia. Maka itu kami juga menyelenggarakan International Indie Music Festival,” jelas General Manager PT Indonesia International Graha, Deddy EF Andu, dalam keterangannya, Jumat (08/06/2018).

Ajang PRI dan International Indie Music Festival (IIMF) tahun ini akan digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, Banten pada 27 September hingga 7 Oktober mendatang. Lokasi ini memiliki 10 hall dan 1 ruang convention yang luasnya setiap hall seperti satu lapangan bola. "Jadi kita punya ruang aula eksibisi seluas 11 lapangan bola," jelas Andu.

IIMF 2018 menghadirkan Fourtwnty, Danilla, Sore, Payung Teduh, Efek Rumah Kaca, Mocca, Bangkutaman, Nakedsouls Project, Rasgokil dan The Shapers serta masih banyak lainnya. IIMF 2018 mengundang lebih dari 30 negara peserta, dan dari Indonesia menghadirkan perwakilan grup band indie asal 15 provinsi, serta mengundang penampilan kelompok musik indie dari 20 kota pilihan.

Dipastikan, sebanyak 107 musisi dari berbagai kelompok musik dan penyanyi-penyanyi indie menghibur masyarakat pengunjung. PRI bukan hanya mengangkat eksibisi multiproduk tetapi juga performa musik, budaya, kuliner, UKM dan karya-karya cipta teknologi.

Menurut Andu, selain menyelenggarakan IIMF, ada nantinya juga penyelenggaraan pertunjukan sirkus dari negara Tiongkok. "Adapun kenapa PRI juga membuka ruang untuk Indie Travel Mart dari kalangan pengusaha UKM mewakili berbagai daerah Nusantara, ini supaya mereka menjadi tuan rumah di negaranya sendiri," jelasnya.

PRI menghadirkan para pebisnis UKM dari wilayah provinsi Indonesia yang bahkan membuka pintu bagi mereka yang belum pernah bisa mempromosikan bisnisnya di Jakarta. 

"Ini bener-bener eksibisi dari orang-orang setempat yang memahami kelebihan potensi wisata di daerahnya sendiri. Jadi disini (di PRI) bener-bener masyarakat pengunjung mendapatkan info yang sangat benar dan jelas,” ungkap Andu, menambahkan.

Pihak PRI juga mengumumkan ada sekira 1.500 peserta kompetisi robot Nusantara. Tetapi unik malah pesertanya kebanyakan dari luar negeri yakni Malaysia, Singapura dan Thailand untuk kalangan pelajar setingkat SMP hingga SMA. “Pokoknya PRI 2018 makin seru dengan target satu juta pengunjung. Ada juga Panggung Nusantara bekerjasama dengan Taman Budaya Tembi," ujar Andu.

Harry Koko Santoso, CEO Deteksi Production yang bertanggung jawab mengurusi kegiatan IIMF menyatakan, ICE adalah lokasi eksibisi dan konser terbaik dan termegah di Asia Tenggara dengan kepeduliannya terhadap berbagai acara kebudayaan dan bisnis UKM. 

"Para pelaku musik indie adalah salah satu yang dapat rejeki pertamakalinya pemusik dan penyanyi indie Indoneia bisa saling dipertemukan diantara 30 negara yang berpartisipasi," ujarnya.

Untuk pertama kalinya pula band-band indie terbaik seperti Payung Teduh, Efek Rumah Kaca, Mocca, Barasuara dan banyak lagi lainnya bisa ngumpul. Pihak penyelenggara juga mengundang Via Vallen karena para viewer jagat digitalnya begitu banyak. (Imd)

 

Tulis Komentar Anda