Peristiwa Editor : Danar Widiyanto Kamis, 17 Mei 2018 / 23:31 WIB

Pendana Bisnis Miras Didenda Rp 5 Juta

BANTUL, KRJOGJA.com - Seorang pendana bisnis jual beli miras, Yuli Prasetya (39) warga Tegalsari RT 022 Pakembinangun Pakem Sleman dijatuhi hukuman pidana berupa denda Rp 5 juta subsider 7 hari kurungan dalam sidang tindak pidana ringan (tipiring) di Pengadilan Negeri (PN) Bantul, Kamis (17/5/2018).

Hakim tunggal Laily Fitria Titin Anugerahwati SH menyatakan terdakwa terbukti bersalah dan meyakinkan melanggar pasal 21 ayat 1 jo pasal 35 ayat 1 Perda No 2 Tahun 2012 tetang penjualan dan penyimpanan minuman beralkohol di Kabupaten Bantul.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam amar putusan terungkap, sebelumnya pada Rabu 2 Mei 2018 petugas Satpol PP Bantul melakukan operasi penegakan perda setelah ada informasi dari masyarakat tentang jual beli miras. Untuk itu petugas melalukan penggeledahan di rumah terdakwa Yuli di wilayah Pundong Bantul ditemukan barang bukti 44 botol Vodka, 5 botol Anggur Merah dan 2  botol Anggur Kolesom.

Terdakwa menjadi pendana bisnis miras sekitar 5 bulan. Dari investasi atau modal yang ditanam sebesar Rp 2 juta terdakwa mendapat keuntungan Rp 1,5 juta per bulan.

Sementara dalam berkas terpisah Sarjiman (56) warga Tegal Sayegan Srihardono Pundong Bantul yang dikenal sebagai peracik miras oplosan juga divonis denda Rp 5 juta subsider 7 hari kurungan. Terdakwa Sarjiman diketahui telah 3 bulan berjualan miras jenis ciu. Untuk melayani pelanggan terdakwa dibantu istrinya meracik sendiri ciu yang dijual.

Miras yang dijual Sarjiman disimpan dan ditimbun di belakang kandang di pekarangan miliknya. Secara sekilas memang terdakwa menyimpan miras dengan rapi sehingga tak diketahui orang lain. Setelah ada orang yang pesan terdakwa bersama istri baru melayani. (Usa)