Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Kamis, 17 Mei 2018 / 15:09 WIB

Tipu Janda 'Luar Dalam', Komplotan Penipu Diborgol

SOLO, KRJOGJA.com - Sindikat penipu dengan modus mengaku polisi reserse narkoba Polda Jateng  menuduh korbannya mengedarkan narkoba. Namun ujung-ujungnya diperas disuruh membayar uang jutaan rupiah. Bahkan, 'meniduri' korbannya,namun berhasil diringkus oleh Tim Reserse Polsekta Serengan , Kamis (17/5/2018). 

Tiga pelaku bernama  Panji (25) alias Enji , Septian (23) alias Kuncung , dan Gusti Jova (22) alias Tikus  semuanya warga Semanggi, Pasar Kliwon, Solo yang sempat kabur akhirnya diringkus di Pasar Kliwon, Solo. Sementara korban Ny RT janda satu anak yang sempat schok setelah tahu menjadi korban penipuan masih dalam pendampingan polisi wanita unit perlindungan perempuan dan anak (PPA) Reskrim Polresta Solo.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Kapolsekta Serengan Kompol Giyono yang memimpin operasi penangkapan polisi gadungan, Kamis (17/5/2018) kepada wartawan memaparkan awalnya Ny RT didatangi di rumahnya di kawasan Serengan, Solo. Kepada Ny RT , Septian yang mengaku komandan reserse Polda Jateng menuduh Ny RT dan mantan suaminya suaminya terlibat dalam peredaran narkoba.

"Ny RT dijanjikan dapat lepas dari proses hukum kalau menuruti kehendak Septian yang akan meminta keterangan Ny RT di suatu tempat. Akhirnya Ny RT diajak naik taksi menuju hotel Rio kawasan Banjarsari, Solo," katanya. 

Septian  memesan dua kamar, di nomor 209 ditempati Kuncung dan Tikus, serta kamar 210 ditempati Enji dan Ny RT. Di kamar 210, Enji meminta agar Ny RT menyediakan uang sebesar Rp 2 juta jika ingin keluar dari  masalah keterlibatan dengan narkoba. Namun, Ny RT menawar Rp 1 juta dan terpaksa melayani hubungan layaknya suami istri dengan Enji.

Ny RT  selanjutnya diantar ke rumahnya  di Joyotakan, Serengan, Solo kemudian hanya menyerahkan uang Rp 150 ribu dari Rp 1 juta yang dijanjikan. Pelaku akhirnya  menyita telepon genggam milik Ny RT sebagai jaminan. Ny RT sempat curiga akhirnya melapor ke polisi. 

Kapolsekta Serengan Kompol Giyono yang dilapori adanya oknum mengaku reserse Polda Jateng akhirnya menggelar operasi penangkapan. (Hwa)