Babat Alas: Kreasi Tanpa Batas Satwa Liar

The Godspeed di Babat Alas. Foto: Swadesta

Bicara kreativitas kolektif anak muda, Yogyakarta jagonya. Kolektif yang berisi anak-anak muda kreatif di kota ini tak ada habisnya. Sebut saja Ruang Gulma, Kumpul Kerbau, Jogja Blues Forum (JBF), Jazz Mben Senen (JMS), Omah Pohon, dan lain-lain. 

Kini muncul lagi anak-anak muda kreatif bernama Satwa Liar yang sukses besar meruangkan karya musik, rupa, dan visual yang terbuka untuk umum. Terbentuk pada 2 Mei 2018, Satwa Liar baru saja menggelar event bertajuk "Babat Alas" di Sangat Art Space Selasa (15/5) siang hingga malam.

Dalam event kemarin, mereka memamerkan karya perupa muda, live mural, lapak kreatif, dan band-band cadas seperti Alice In December, Rivorm, 20 Miles Marathon, Three Wise Monkey, Bangkit, Godspeed, dan Tiger Paw. Jono Terbakar, unit pop Yogya juga main dalam gelaran kemarin. Hebatnya lagi mereka punya gagasan dan menyiapkan itu semua dalam waktu tiga hari. Duo MC muda, Yadek Jajargenjang dan Nata de Kokok juga sukses membagi energi hingga rampungnya acara.

"Kami terbentuk tanggal 2 kemarin dan daripada kumpul-kumpul tidak jelas mending kami bikin acara yang bermanfaat, ya jadinya seperti ini. Ke depan kami ingin fokus pada penyebarluasan karya teman-teman muda, baik itu musik, rupa, atau visual lainnya. Semoga saja hal positif ini bisa menambah daya kreativitas anak-anak muda Yogya," jelas Roy, Kepala Suku Satwa Liar.

Event yang digelar siang hari ini banyak mendapat respon positif dari sejumlah musisi dan para komunitas. Yudha, gitaris band rock Temaram misalnya. Ia mengatakan ajang cadas siang hari di Yogyakarta mulai jarang dan baru kali ini digelar lagi dengan deretan band menyegarkan. Begitu pula Novan Gharux, Penanggung Jawab (PJ) Selamat Pagi Yayasan Kampung Halaman. Baginya apa yang dilakukan Satwa Liar adalah bentuk keberanian luar biasa.

"Dalam waktu sesingkat itu menggelar acara kolektif seperti ini bukan hal mudah. Tapi mereka dengan semangat kolektif, patungan, lalu kerja keras berhasil mewujudkannya. Apalagi banyak karya dari perupa yang belum pernah dipamerkan. Begitu juga sama beberapa band yang belum pernah manggung. Satwa Liar berhasil mengeluarkan mereka agar berani berkarya," puji Novan. (Des)

 

Tulis Komentar Anda