Modal CV 'Abal-Abal' Pesan AC, Ibu Rumah Tangga Ditangkap

Panit I Polsek Mlati saat menunjukkan barang bukti bilyet giro palsu (Harminanto)

SLEMAN, KRJOGJA.com - RR (55) warga Cempaka Putih Ciputat Tangerang Selatan dan Ry alias Th (58) warga Kebun Kopi Bogor Jawa Barat, keduanya ibu rumah tangga terpaksa mendekam di balik jeruji besi Rutan Polres Sleman. Bersama seorang rekan AH (69) warga Duren Sawit Jakarta Timur, ketiganya bersekongkol melakukan penipuan dengan membeli 100 unit Air Conditioner (AC) tanpa berniat melunasi pembayaran. 

Panit I Polsek Mlati Aiptu Heri Setiawan mengatakan modus ketiganya dalam melakukan penipuan terhitung rapi. RR bahkan beperan sebagai direktur CV Makmur Binatama Jaya Supplier dan Perdagangan Umum beralamat di Klaten Utara sehingga membuat perusahaan penyedia AC percaya. 

Awalnya, tersangka RR dan Ry membuat sebuah bilyet giro dengan dengan angka Rp 226 juta yang ternyata fiktif belaka. Kedua ibu rumah tangga ini sempat memberikan down payment (DP) Rp 56 juta pada perusahaan AC PT Gree Electric Appliances Indonesia yang beralamat di Ringroad Utara Ngemplak Nganthi Sendangadi Mlati yang kemudian meyakinkan pihak perusahaan untuk mengirimkan unit. 

“Setelah barang dikirim ke alamat CV yang ada di Klaten, tersangka AH langsung mengangkut menuju Jakarta untuk dijual kembali. Ternyata setelah dicek bilyet gironya kosong, abal-abal dan langsung korban melapor pada kami di Polsek Mlati,” ungkapnya pada wartawan Kamis (16/5/2018). 

Oleh AH, 100 unit AC langsung dijual di Jakarta dengan harga Rp 1,6 juta per unitnya. “AH ini tahu kalau barang bermasalah karena dia yang memberikan uang Rp 56 juta untuk DP dan memang dia punya jual beli barang bekas jadi memang cepat sekali laku dan ketika kami amankan sudah tidak ada satupun,” sambungnya. 

Sementara RR dan Ry yang mendapatkan total uang Rp 44 juta mengakui mempergunakan sisa keuntungan tersebut untuk keperluan sehari-hari. “Uangnya setelah dibagi-bagi diakui untuk kebutuhan sehari-hari dan sekarang sudah habis, RR dan RY kami tahan di Polres Sleman dan AH di Mapolsek Mlati,” ungkapnya lagi. 

Ketiga tersangka pun kini harus bersiap menghadapi tuntuan penjara setelah diduga melanggar pasal 378 atau 379 A KUHP tentang penipuan atau membeli barang dengan niat tidak melunaskan sama sekali. (Fxh)

 

 

Tulis Komentar Anda