Gerakan Karanganyar Bertakwa Tak Sekadar Slogan

ASN tadarus Alquran dalam gerakan Karanganyar Bertakwa selama Ramadan. (Foto : Abdul Alim)

KARANGANYAR, KRJOGJA.com - Ajakan memperbanyak ibadah selama Ramadan dimulai di lingkungan pemerintah kabupaten Karanganyar. GerakanBertakwa diantaranya tadarus sebelum menjalankan aktivitas kantor kemudian salat tarawih berjamaah oleh pejabat Pemkab.

"Kegiatan Karanganyar Bertakwa pada tahun ini harus lebih berkualitas. Kita memberikan contoh terlebih dulu di lingkungan Pemkab yang kemudian diikuuti di BUMD, OPD dan kecamatan sampai kelurahan. Diimbau pula ke jajaran instansi samping agar melakukan hal aerupa," kata Asisten Sekda Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra, Siti Maesyaroch kepada KRJOGJA.com, Kamis (17/05/2018).

Kegiatan awal jam masuk ASN, seluruhnya diminta melakukan kajian kitab suci. Pemeluk agama Islam dipersilakan membaca Alquran, sedangkan pemeluk non Islam membaca kitab suci masing-masing.

"Di lingkungan Setda, membaca Alquran dipusatkan di ruang Podang 1. Sebelumnya tausiyah oleh Kabag Pemerintahan Ali Gufron. Sedangkan umat Nasrani membaca Injil di Podang 2 dipimpin Kabag Pemdes dan Kelurahan, Timotius Suryadi," katanya.

Tadarus Alquran ditarget khatam dalam waktu 30 hari dengan pembagian proporsional. Tiap kelompok kajian menyelesaikan 1 juz. Terkait kajian Injil umat Kristiani, Kasi Pemberitaan Diskominfo Karanganyar, Kristina mengatakan akan menekuninya selama sebulan Ramadan.

Di hari pertama puasa, para ASN pemeluk Kristiani menelaah Matius dalam alkitab. “Tadi menyelesaikan empat pasal dalam Matius. Kira-kira sampai satu jam. Dilanjutkan besok, sampai selesai satu alkitab," katanya.

Plh Sekda Karanganyar, Sutarno mengatakan gerakan Karanganyar Bertakwa selama Ramadan diinstruksi melalui surat edaran. Di dalamnya juga tertera pergeseran jam masuk dan pulang ASN.
"Sebenarnya durasi kerja tetap sekitar 8,5 jam per hari. Hanya saja jam istirahat dikurangi karena puasa. Kemudian jam masuk mundur 15 menit serta jam pulang maju 15 menit. Selain itu, pelayanan masyarakat normal," katanya.

Tidak hanya itu, Pemkab juga mengadakan tarawih keliling (tarling) yang diikuti Forkopimda. Pemkab pun sudah menyusun jadwal yang tersebar merata di 17 kecamatan.

Tarling tersebut dilaksanakan mulai Senin (21/05/2018) hingga Kamis (07/06/2018) mendatang. Agenda tersebut selain sebagai wujud ibadah juga bisa mengakrabkan unsur pemerintah dengan masyarakat. (Lim)

Tulis Komentar Anda