Jateng Editor : Ivan Aditya Kamis, 17 Mei 2018 / 13:31 WIB

Jabatan Lurah Kriwen dan Kenep Segera Terisi

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Dua posisi jabatan sebagai lurah di Kecamatan Sukoharjo Kota kosong, yakni Lurah Kriwen dan Lurah Kenep. Pengisian sepenuhnya menjadi kewenangan Bupati Sukoharjo karena mengambil dari unsur aparatur sipil negara (ASN).

Camat Sukoharjo Kota Gondang Redjono mengatakan, posisi lurah dikedua kelurahan dipastikan kosong. Kekosongan sebagai Lurah Kenep dikarenakan pejabat sebelumnya pensiun dan sudah diisi oleh Plt. Posisi sebagai lurah definitif Lurah Kenep masih kosong sampai sekarang.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Kekosongan jabatan sebagai lurah juga terjadi di Kelurahan Kriwen karena pejabat sebelumnya meninggal dunia. Kekosongan jabatan sebagai lurah sudah didata pihak Kecamatan Sukoharjo Kota dan dilaporkan ke Pemkab Sukoharjo.

Pengisian jabatan sebagai lurah dikedua kelurahan kemungkinan belum akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Khusus untuk Kelurahan Kriwen masih menunggu beberapa waktu mengingat sekarang masih suasana berduka.

"Kelurahan Kriwen kemungkinan akan diisi dulu Plt agar pemerintahan tetap berjalan. Kondisi itu sama seperti di Kelurahan Kenep juga diisi Plt. Kedua posisi jabatan lurah yang kosong kedepan tetap akan diisi pejabat definitif dan kami masih menunggu petunjuk bupati," ujar Gondang Redjono kepada KRJOGJA.com, Kamis (17/05/2018).

Untuk pengisian sebagai Plt Lurah Kriwen pihak Kecamatan Sukoharjo Kota akan berkonsultasi lebih dulu dengan Pemkab Sukoharjo. Dengan ditunjuknya Plt diharapkan pelayanan pada masyarakat tetap bisa berjalan seperti biasa.

Kebutuhan tersebut salah satunya seperti administrasi kependudukan semisal Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK). "Soal pengisian jabatan lurah di Kelurahan Kriwen dan Kelurahan Kenep menjadi kewenangan bupati karena diisi oleh ASN," lanjutnya.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya membenarkan posisi jabatan Lurah Kriwen, Kecamatan Sukoharjo Kota kosong setelah pejabat sebelumnya meninggal dunia. Nantinya kekosongan akan segera diisi demi kelancaran jalannya pemerintah. "Saya masih nunggu laporan resmi dari pihak kecamatan ke Pemkab Sukoharjo," ujarnya. (Mam)