Hawaii Berlakukan Bahaya Gunung Meletus

HAWAII, KRJOGJA - Hawaii memeringatkan warga dan pesawat untuk menjauh setelah segumpal abu dari gunung berapi Kilauea naik hingga 12.000 kaki (3,6km) ke udara. Sejak gunung berapi Kilauea meletus 3 Mei, situasi di sekitarnya menjadi berbahaya bagi penduduk di bagian tenggara negara bagian Amerika Serikat tersebut.

US Geological Survey (USGS), badan survei geologi Amerika Serikat mengeluarkan peringatan 'merah' atau 'bahaya' pada Selasa (15/05/2018), yang berarti letusan besar bisa saja terjadi, atau sedang berlangsung dan abu dapat mempengaruhi lalu lintas udara.

Michelle Coombs dari USGS menggambarkannya kondisi ini "sangat berbahaya bagi penerbangan," dan mengatakan timnya tidak begitu yakin apa yang menyebabkan emisi abu yang sedikit lebih intens pada hari Selasa.

Petugas USGS lainnya mengatakan letusan freatik bisa terjadi di kawah di puncak gunung berapi Kilauea. Letusan ini bisa mengirim gumpalan abu sejauh 12 mil (19km) dari kawah puncak, ungkap Hawaiian Volcano Observatory, atau badan Observatorium Gunung Api Hawaii. (*)

Tulis Komentar Anda