DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 17 Mei 2018 / 04:13 WIB

BPBD SIAPKAN 8 ARMADA

Tangani Kemarau, Pemkab Anggarkan Rp 600 Juta

WONOSARI (KRJogja.com) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul menyiapkan anggaran Rp 600.000.000 untuk menangani kemarau tahun ini. Selain itu, juga dilakukan koordinasi dengan kecamatan, desa dan PDAM. Karena sekarang ini sudah banyak bermunculan Spamdes maupun Spamdus. 

“Melalui koordinasi dengan kecamatan, desa dan PDAM, nantinya droping air ini akan tepat sasaran. Sebab memang banyak bermunculan jaringan air bersih dan penambahan layanan sambungan ke rumah oleh PDAM,” kata Kepala Pelaksanaan BPBD Gunungkidul Edi Basuki, Rabu (16/05/2018).

Diungkapkan, selain itu ada tiga kecamatan yang berencana mengembalikan armada atau mobil tangki. Tiga kecamatan tersebut meliputi Semanu, Saptosari dan Wonosari. Hal ini didorong tinggal sedikit warga yang dilayani droping air. Sehingga nantinya dimungkinkan akan dikirim dari BPBD. Untuk tiga armada tersebut dikembalikan ke BPBD. “Sehingga saat ini ada delapan armada yang siap. Namun memang untuk kelancaran droping, nantinya ada yang disiagakan. Artinya ketika ada kendaraan atau armada rusak, bisa langsung diganti dengan cadangan,” imbuhnya.

Edi menuturkan, verifikasi data memang sangat penting. Agar pelaksanaan droping ini nantinya bisa merata bagi warga yang memang mengalami kesulitan air bersih. Sehingga komunikasi dengan kecamatan, desa, PDAM serta pihak terkait terus dilakukan. Agar nantinya penanggulangan kemarau di Gunungkidul dapat berjalan dengan maksimal dan lancar. “Terus dikoordinasikan dengan pihak terkait,” imbuhnya. (Ded)