DIY Editor : Agus Sigit Kamis, 17 Mei 2018 / 02:17 WIB

KPU DIY Cari Komisioner Berintegritas “Tak Cari Uang”, Tertarik Mendaftar?

SLEMAN, KRJOGJA.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY saat ini sedang menjalani tahapan pergantian untuk lima anggota Komisioner. Penyelenggara pemilu di Indonesia ini pun mencari figur baru dari elemen masyarakat yang memiliki integritas untuk menempati posisi jabatan publik strategis tersebut. 

Evi Novida Ginting Manik, Komisioner KPU RI mengatakan saat ini pihaknya sedang mencari komisioner untuk KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota sesuai peraturan yang diatur dalam PKPU nomor 7 tahun 2018 tentang rekrutmen. Menurut dia, sosok berintegritas dan independen dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk melanjutkan suksesi penyelenggaraan pemilihan umum di berbagai wilayah di Indonesia 2019-2024. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

“Syarat utamanya berintegritas, dan siap menghadapi tekanan karena ini adalah hal paling mendasar yang tidak bisa dilatih, bawaan masing-masing orang. Kami mencari sosok yang bukan hanya mencari kerja, tapi mau mengabdi pada negara,” ungkapnya dalam Sosialisasi rekrutmen KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota di Grand Quality Hotel Rabu (16/5/2018). 

Di DIY, Evi menyampaikan apresiasi karena KPU DIY serius dalam sosialisasi rekrutmen dengan adanya Forum Grup Disccusion (FGD) dengan mengundang akademisi, masyarakat, hingga media massa. “Ini tidak banyak dilakukan daerah lain, membuktikan bahwa KPU DIY serius mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam rekrutmen,” ungkapnya lagi. 

Asep Purnama Bachtiar, Ketua Tim Seleksi KPU DIY menyampaikan beberapa tahapan akan ditempuh para bakal calon yang mulai mendaftar. “16-24 Mei 2018 pendaftaran dimulai dari pukul 08.00-16.00 WIB. Seleksi administrasi 17-30 Mei 2018, diikuti tes tertulis 6 Juni, tes psikologi 7-11 Juni, tes wawancara 27 Juni-3 Juli dan maksimal awal juli 10 calon sudah dikirim ke KPU RI,” sambungnya. 

Bachtiar pun optimis dengan rekam jejak KPU DIY selama ini ditambah stok sumber daya manusia yang melimpah, akan banyak elemen masyarakat DIY yang turut serta dalam proses rekrutmen Komisioner KPU DIY. “Ada nilai positif dari DIY bahwa di sini sudah terbukti tidak ada catatan dari yang lalu, membuktikan ada berintegritas. Kami optimis, rekrutmen ini berjalan dengan sukses apalagi kita punya SDM melimpah,” tandasnya. 

Salah satu peserta FGD, Lena dari UNY sempat menyampaikan masukan agar rekrutmen berjalan benar-benar bersih untuk mendapatkan calon berintegritas. “Saya berharap tesnya bukan hanya sekedar pengetahuan umum kognitif tapi bentuk kasus agar calon yang didapat tak hanya paham misalnya korupsi itu tidak baik tapi benar tidak melakukannya. Saya kira ini harus dilakukan agar KPU DIY bisa terus mempertahankan integritas,” tegasnya. (Fxh)