Pemusatan Latihan Atlet Asian Para Games 2018 Mulai Terlihat

Senny Marbun mendengarkan laporan pelatih voli duduk. (Foto: Qomarul)

SOLO (KRjogja.com) - Hasil pemusatan latihan atlet Asian Para Games 2018 mulai terlihat. Sejumlah atlet disabilitas dari tiga cabang olahraga ketika diterjunkan di single event mampu bersaing dengan atlet papan atas dunia. Ini memberikan harapan untuk merebut medali di ajang multi event Asian Para Games di Jakarta, Oktober mendatang.

Presiden National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia, Senny Marbun menyambut gembira capaian prestasi atletnya yang mampu bersiang dengan atlet papan atas dunia. "Seperti yang ditunjukkan Ana Widiasari dari cabang tenis meja. Prestasinya bisa dihatapkan ketika bertemu atlet Asia di Jakarta Oktober nanti," katanya kepada wartawan, Rabu (16/5).

NPC baru saja mengirimkan atlet dari cabang tenis meja, atletik dan voli duduk ke single even dunia. Tenis meja ke Slovenia Open, kemudian atletik di Beijing 2018 World Para Athletic Grand Prix dan kejuaraan voli duduk di Cina. Tiga atlet dari cabang olahraga ini menunjukkan prestasi gemilang.

Keikutsertaan tenis meja di Slovenia sangat penting. Selain sebagai ajang ujicoba juga untuk menaikkan rangking agar di Asian Para Games 2018 tidak ketemu unggulan. Selain itu juga untuk mendapatkan sertifikasi standar. Dari 32 atlet yang dibawa semuanya masuk yakni 19 putra dan 13 putri," Jelas Rima Ferdiyanto, manajer tenis meja yang didampingi pelatih Suwarno.

Sementara atlet atletik berhasil meraih 8 medali emas 14 perak dan 4 perunggu di Beijing 2018 World Para Athletic Grand Prix. Sedangkan tim putri voli duduk berhasil masuk rangking 5. Selain itu, jelas Ahmad Suparta, pelatih voli duduk juga berhasil meraih the best player reviev.

Pelatih atletik M Aziz mengatakan atlet balap kursi roda Zaenal mampu bersaing dengan atlet Cina. Ia meraih medali perak di 100 meter dan medali emas di 200 meter. (Qom)

Tulis Komentar Anda