Taruna Tani Bantul Dilatih Jadi Operator Alsintan

Foto: Istimewa

BANTUL, KR jogja.com - Kementerian Pertanian melalui Pusat Pendidikan Pertanian, menyelenggarakan bimbingan teknis operator alsintan (alat mesin pertanian) bagi taruna tani dan petani di kabupaten Bantul. Kegiatan ini didukung staf dan mahasiswa Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Jurusan Penyuluhan Pertanian Yogyakarta, sebagai  instruktur. 

Bimtek alsintan dipusatkan di Usaha Pelayanan Jasa Alsintan (UPJA) Boga Sari Kecamatan Pundong, Rabu (16/5) dengan peserta 40 pemuda tani dan juga peserta pendampingan 2018 dari UGM.

Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan, Ir Pulung Haryadi MSc menyebut, bimtek membuat pemanfaatan alsintan di kabupaten Bantul menjadi optimal.

Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Drs. Gunawan Yulianto MM dalam arahannya menyampaikan, alsintan di wilayah  Bantul, harus berdaya guna mendukung upaya khusus swasembada nasional sehingga bantuan pemerintah mempunyai dampak manfaat bagi masyarakat petani.

"Taruna tani dilibatkan mendukung modernisasi peranian, bimtek sebagai salah satu strategi dalam optimalisasi alsintan, diharapkan nantinya peserta bimtek bisa mumpuni dalam operasional dan perawatan alsintan," kata Gunawan.

Budi Wijayanto, S.TP., M.Sc. dari STPP Jurluhtan Yogyakarta selaku instruktur bimtek menyampaikan penjelasan terkait Traktor Roda 4, dilanjutkan praktek langsung operasional dan pemeliharaan Alsintan.

Target Bimtek adalah setiap peserta melakukan, dan bisa mengoperasionalkan Traktor Roda 4 secara benar. Kegiatan ini dibantu instruktur  Asnuri S.ST dan 3 mahasiswa mahir alsintan.

Setelah praktek, dilakukan diskusi bersama sebagai evaluasi hasil bimtek yg menunjukkan bahwa target bimtek tercapai. Untuk selanjutnya, perlu dilaksanakan bimtek lanjutan dengan tema, teknis lepas pasang implemen, teknis modifikasi dan pemberdayaan manajemen UPJA. (*)

Tulis Komentar Anda