DIY Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 16 Mei 2018 / 20:50 WIB

KEMENAG DIY ADAKAN SELEKSI PBSB

239 Santri Berebut Kursi Perguruan Tinggi

PLERET, KRJOGJA.com - Sebanyak 239 santri mengikuti seleksi Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB) Daerah Istimewa Yogyakarta.  Kegiatan tersebut dipusatkan di MAN 3 Bantul atau MAN Wonokromo  dan MTsN 6 Bantul atau MTs Wonokormo  Pleret, Rabu (16/05/2018). 

Secara nasional, program seleksi PBSB digelar Kemenag  mulai tanggal  14-17 Mei 2018 di 34 Provinsi diikuti  total 4.644 santri. Khusus di DIY peserta dari 5 kabupaten/Kota dari 22 Pondok Pesantren.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Kakanwil Kemenag DIY,  Muhammad Lutfi Hamid disela monitoring mengatakan,  tahun ini seleksi diikuti santri dari 5 kabupaten/kota se-DIY. Selain itu Kakanwil juga menyoroti kemampuan bahasa dan kedisiplinan yang harus ditingkatkan di kalangan santri.  

"Kemampuan bahasa sangat menunjang kesempatan untuk belajar ke luar negeri, begitu pula soal kedisiplinan,” ujar Muhammad Lutfi  Hamid didampingi Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag DIY  Masrudin. 

Sebelum pelaksanaan ujian seleksi, panitia telah melakukan verifikasi pondok pesantren dan peserta yang berhak mengikuti ujian seleksi melalui online.

Kepala Seksi Pondok Pesantren, Fatkhurrohim menjelaskan tes PBSB menggunakan Computer Based Test (CBT). Tes dibagi menjadi empat sesi pertama  tes Bahasa Arab dan Inggris serta kepesantrenan selama 60 menit. Tes potensi akademik (70 menit), tes kemampuan bidang studi (120 menit).

Materi MIPA mencakup matematika IPA, fisika, kimia, dan biologi, materi IPS mencakup matematika IPS, ekonomi, sosiologi, dan geografi, materi keagamaan mencakup fiqih, tafsir, hadits, aqidah akhlak, dan sejarah kebudayaan Islam,  tes tahfizh hanya bagi santri pendaftar pada UIN Malang (150 menit). (Roy)