Peristiwa Editor : Ivan Aditya Rabu, 16 Mei 2018 / 17:14 WIB

Kisruh di Jalur Gaza, Turki dan Israel Saling Usir Diplomat

TURKI, KRJOGJA.com - Turki dan Israel mengusir diplomat senior masing-masing. Ini terjadi akibat perselisihan yang menyebabkan tewasnya 60 warga Palestina sehari sebelumnya selama protes di perbatasan Gaza.

Turki mengatakan kepada duta besar Israel untuk meninggalkan negara itu pada Selasa setelah pasukan Israel membunuh warga Palestina yang menolak pembukaan Kedutaan Besar AS di Yerusalem. Turki menjadi salah satu pengkritik paling vokal atas tanggapan Israel terhadap protes Gaza dan langkah Kedutaan AS.

Presiden Tayyip Erdogan menggambarkan pertumpahan darah yang terjadi pada Senin (14/05/2018) merupakan hari 'paling berdarah' bagi warga Palestina sejak konflik Gaza 2014. Ia menyebutnya sebagai genosida, dan Israel sebagai negara teroris. Pemerintah Turki pun menyatakan tiga hari berkabung. Beberapa jam kemudian, Kementerian Luar Negeri Israel pun membalas dengan mengatakan Konsul Jenderal Turki di Yerusalem telah dipanggil dan diperintahkan untuk kembali ke Turki, dengan alasan "keperluan konsultasi selama jangka waktu tertentu." (*)