Operasional Tempat Hiburan di Salatiga Dibatasi

Kabag Humas dan Protokol Pemkot Salatiga, Jumiarto, Kasatpol PP, Yayat Nurhayat dan Kadis Kebudayaan Pariwisata Kota Salatiga, Sri Danujo saat Menggelar Jumpa Pers, Rabu (16/05/2018). (Edy Susanto)


SALATIGA, KRJOGJA.com - Pemerintah Kota Salatiga membatasi jam operasional tempat hiburan umum seperti karaoke, rumah biliard dan panti pijat selama bulan Ramadan. 

Tempat karaoke dibolehkan beroperasi mulai pukul 21.00 – 01.00. Rumah biliyar  buka pukul 12.00 – 17.00 dan 21.00 – 01.00. Sedangkan panti panti pijat buka pukul 10.00 – 17.00 WIB dan pukul 21.00 – 01.00 WIB. Pengusaha hotel/penginapan juga diminta mewaspadai adanya pasangan selingkuh yang membooking kamar.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Salatiga, Sri Danujo mengatakan, kebijakan ini ditetapkan dalam Surat Edaran (SE) Walikota Salatiga Nomor: 700/189/417 tentang Operasional Usaha Hiburan Umum, Hotel/Penginapan, Restoran, Rumah Makan Selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H.

“Kebijakan walikota ini untuk menghormati umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan,” katanya,, saat jumpa pers yang digelar Humas dan Protokol Pemkot Salatiga, Rabu (16/05/2018).

Menurutnya,  ketentuan ini wajib ditaati pelaku usaha hiburan umum, perhotelan dan panti pijat. Apabila pelaku usaha melanggar, maka akan diberi sanksi sesuai peraturan yang berlaku. 

Untuk pelaku usaha hotel/penginapan agar turut berperan aktif dalam upaya mencegah terjadinya perbuatan asusila oleh pasangan tanpa ikatan perkawinan (selingkuh) yang menginap di hotel. “Diminta pelaku usaha penginapan waspadai pasangan selingkuh yang booking kamar,” tandasnya. (Sus)

Tulis Komentar Anda