DIY Editor : Ivan Aditya Rabu, 16 Mei 2018 / 13:13 WIB

Kenaikan Harga Komoditas Pangan Masih Dibawah 10 Persen

YOGYA, KRJOGJA.com - Stok komoditas bahan pangan utamanya beras di DIY aman dan kondusif serta distribusi lancar jelang puasa dan lebaran 2018. Sementara dari sisi harga, secara umum memang terjadi kenaikan namun masih di bawah 10 persen karena peningkatan daya beli konsumen atau masyarakat.

Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) DIY Arofa Noor Indriani di kantornya mengatakan, harga komoditas bahan pangan cenderung stabil dari hasil pantauan harga di sejumlah pasar tradisional di DIY. Apabila ada kenaikan harga komoditas bahan pangan, hal tersebut masih dikatakan wajar karena masih di bawah 10 persen. ”Dari sisi pasokan stabil dan distribusi lancar, hanya daya beli yang memang mulai agak meningkat,” katanya di Yogyakarta.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Arofa menjamin keamanan stok dan tidak ada kelangkaan komoditas bahan pangan di DIY jelang puasa maupun lebaran. BKPP DIY juga telah melakukan kajian koefisien selang waktu penyediaan makanan menjelang puasa baik di masyarakat, distributor maupun pasar tradisional karena berbeda-beda. Cadangan pangan yang dimiliki DIY masih ada sekitar 600 hingga 700 ton setara beras.

”Penyediaan makanan waktunya lama seperti beras selama lima hari di masyarakat dan di pasar tradisional cukup dua hingga tiga hari. Hal ini telah kami lakukan setiap tahunnya sehingga konsumen bisa berbelanja sesuai kebutuhan,” ujar Arofa.

Kepala Bidang Pengelolaan dan Pemasaran Dinas Pertanian (Distan) DIY Maman Suherman mengaku terus meningkatkan produksi pertanian di DIY. Stok beras di DIY tergolong sangat melimpah dan mencukupi kebutuhan masyarakat. ”Kebutuhan beras di DIY hanya mencapai 23.000 hingga 25.000 ton, sedangkan pasokan beras di lapangan masih akan ada panen 40.000 ton atau 26.000 setara beras,” tandasnya. (Ira)