Korut Tunda Pertemuan dengan Korsel

KORSEL, KRJOGJA.com - Korea Utara menunda pertemuan dengan Korea Selatan yang sedianya akan digelar hari ini, Rabu (16/05/2018) karena negara tetangganya masih menggelar latihan militer bersama Amerika Serikat. Selain menunda pertemuan tingkat menteri itu, Korut juga mengancam akan membatalkan rencana pertemuan Kim Jong-un dengan Presiden AS Donald Trump yang dijadwalkan digelar pada 12 Juni di Singapura.

Laporan kantor berita pemerintah Korut, KCNA, mengecam latihan angkatan udara "Max Thunder" yang disebut melibatkan jet tempur siluman AS dan sejumlah pengebom B-52. Peristiwa ini terjadi setelah beberapa bulan terakhir Korut menunjukkan perbaikan hubungan dengan Korsel, disertai pertemuan Kim dan Presiden Moon Jae-in serta kesepakatan damai untuk mengakhiri perang Korea yang hanya dijeda gencatan senjata sejak 1950-an silam.

Laporan KCNA menyebut latihan angkatan udara itu sebagai "provokasi" yang menentang tren perbaikan hubungan belakangan ini. "Latihan ini, yang diarahkan kepada kami, yang dilakukan di seluruh penjuru Korea Selatan, adalah penentangan terang-terangan atas Deklarasi Panmunjom dan provokasi militer yang disengaja untuk mengkontra perkembangan politik di Semenanjung Korea," tulis kantor berita Korut, KCNA.

Deklarasi Panmunjom adalah pernyataan bersama yang dicapai Korut dan Korsel saat Kim bertemu Moon. Kedua pihak sepakat menandatangani perjanjian damai tahun ini.

"Amerika Serikat juga mesti memikirkan baik-baik nasib rencana pertemuan tingkat tinggi Korea Utara-AS melihat gangguan militer provokatif yang dilakukan bersama otoritas Korea Selatan ini," tulis media tersebut. (*)

Tulis Komentar Anda