Jateng Editor : Danar Widiyanto Rabu, 16 Mei 2018 / 11:50 WIB

Jam Kerja Berkurang, ASN Jangan Malas Saat Ramadan

SUKOHARJO, KRJOGJA.com - Aparatur Sipil Negara (ASN) diminta tetap memberikan pelayanan penuh pada masyarakat selama puasa Ramadan. Hal itu dilakukan menyusul ada perubahan jam kerja dari pemerintah. Para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) juga diminta ikut bertanggungjawab atas kinerja pegawainya. Masyarakat dipersilahkan mengadu apabila menemukan pelayanan kurang prima.

Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya, Rabu (16/5/2018) mengatakan, tidak ada alasan bagi ASN untuk malas bekerja selama puasa Ramadan. Mereka tetap memiliki kewajibannya untuk bekerja memberikan pelayanan pada masyarakat secara penuh.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Pemkab Sukoharjo sendiri akan melakukan pengawasan rutin seperti sebelumnya terhadap para ASN. Sejumlah OPD dilibatkan mengawasi baik dalam bentuk absensi maupun cek langsung fisik pegawai.

"Kalau ada keluhan masyarakat dipersilahkan melapor. Bila perlu laporkan ke bupati. Puasa bukan jadi alasan ASN malas bekerja," ujar Wardoyo Wijaya.

Bupati mengingatkan, pengawasan kinerja ASN sekarang lebih ketat tidak hanya dari Pemkab Sukoharjo saja melainkan juga pemerintah pusat. Sebab secara aturan ASN  memiliki aturan yang harus dilaksanakan.

"Apalagi sekarang ASN diawasi sana sini oleh aparatur terkait. Kalau melanggar maka ada sanksi sesuai aturannya," lanjutnya.

Ditegaskan Wardoyo para pimpinan OPD juga wajib bertanggungjawab atas kinerja pegawaianya. "ASN yang dimaksud terancam kena sanksi tidak hanya pegawai biasa saja tapi juga para pimpinan OPD. Kalau malas dan bolos kerja sanksinya sudah ada," lanjutnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Agus Santosa mengatakan, mengatakan sudah mengirimkan surat edaran berkaitan dengan jam kerja ASN selama puasa Ramadan. Surat tersebut dipastikan diterima disemua OPD.

Isi surat edaran dari Pemkab Sukoharjo sesuai surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi B 335/M.KT.02/2018 tanggal 8 Mei 2018 perihal penyampaian Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi soal penetapan jam kerja ASN selama bulan puasa Ramadan.

Pemkab Sukoharjo yang menerapkan aturan lima hari kerja total melaksanakan kerja selama 32,5 jam dalam satu minggu. Untuk hari Senin sampai Kamis masuk mulai pukul 07.30 dan pulang pukul 15.10 WIB. Waktu istirahat pukul 14.40 sampai pukul 15.10 WIB. Hari Jumat pukul 07.30 sampai pukul 11.50 WIB dan waktu istirahat pukul 11.20 sampai 11.50 WIB.

"Aturan itu harus dilaksanakan para ASN karena Pemkab Sukoharjo mengeluarkan surat edaran mendasar dari instruksi pemerintah pusat," ujar Agus Santosa.

Agus mengatakan sependapat dengan bupati terkait pengawasan terhadap ASN lebih ketat. Sebab sekarang Pemkab Sukoharjo menerapkan aturan baru berkaitan dengan absensi digital atau elektronik. ASN tidak hanya diperiksa sidik jari saja namun juga iris mata dalam mesin absensi baru tersebut disemua OPD. (Mam)