Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 16 Mei 2018 / 05:35 WIB

Indonesia Dieteror Bom, PDIP Kendal Gelar Doa Bersama

KENDAL, KRJOGJA.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Kendal menggelar doa bersama untuk korban bom yang terjadi di Mako Brimob di Jawa Barat dan gereja serta kantor polisi di Surabaya. 

Doa bersama digelar di Kantor DPC PDIP Kendal, Selasa (15/5) malam dan di pimpin Ketua PAC PDIP Kaliwungu Selatan Rondhi. Kegiatan itu diikuti ketua PAC dari 20 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Kendal. Selain doa bersama mereka juga menyalakan lilin sebagai bentuk menerangi kegelapan.

Ketua DPC PDIP Kendal, Widya Kandi Susanti, mengatakan, bangsa Indonesia saat ini sedang berduka karena aksi terorisme. Duka yang sedang terjadi diibaratkan merupakan kegelapan, sehingga perlu menyalakan lilin sebagai penerang atau cahaya.

"Bangsa Indonesia merupakan satu kesatuan. Meski berbeda suku, bangsa, agama, namun tetap satu, karena berada di dalam satu wadah, yakni NKRI dan ber-Bhineka Tunggal Ika serta berideologi Pancasila. Hal itu yang harus dipahami," ujar Widya.

Mantan Bupati Kendal itu memberikan pernyataan sikap dan mengutuk keras terhadap aksi yang terjadi di Mako Brimob maupun di Surabaya. "Saya mengajak seluruh warga untuk bahu membahu, menguatkan, dan mengeratkan tali persaudaraan agar semua bentuk aksi teror di Indonesia, bisa diantisipasi lebih awal, sehingga bisa menghilangkan segala bentuk aksi radikalisme,’’ lanjutnya. (Ung)