Jateng Editor : Tomi sudjatmiko Rabu, 16 Mei 2018 / 01:41 WIB

Prof Dr Hj Ida Zulaeha MHum Guru Besar Baru Unnes


SEMARANG,KRJOGJA.com - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) Prof Dr H Fathur Rokhman MHum mengukuhkan dosen senior Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unnes yang juga Koorprodi Pendidikan Bahasa Indonesia (PBI) Pascasarjana (PPs) Unnes Prof Dr Hj Ida Zulaeha MHum sebagai guru besar bidang Ilmu Pendidikan Bahasa di auditorium kampus Unnes, Senin (15/5).

Pada pengukuhannya, Prof Dr Hj Ida Zulaeha MHum menyampaikan pidato 'Model Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia Berbasis Mutikultural untuk Peningkatan Literasi Humanis dan Kesadaran Berbahasa'.  

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurutnya, berbagai model pembelajaran bahasa Indonesia berbasis multikultural akan melahirkan sumber daya manusia yang 'manusiawi' pada era revolusi industri 4.0, antara lain lewat inkuiri sosial dan sinektik sosial.

"Tahapan model inkuiri sosial dalam pembelajaran menulis kreatif berbasis multikultural meliputi orientasi, perumusan hipotesis, penjelasan istilah, eksplorasi, pembuktian, dan generalisasi," jelasnya.

Prof Dr Hj Ida Zulaeha MHum menambahkan  keunggulan model Inkuiri Sosial dalam pembelajaran menulis Bahasa Indonesia berbasis multikultural terletak pada sintakmatik atau tahapan pembelajaran yang mengondisikan peserta didik (mahasiswa dan siswa) melakukan pencarian sampai dengan menemukan pengetahuan berdasarkan pengalaman belajarnya, sistem reaksi dan sistem sosial yang mengondisikan peserta didik belajar dalam iklim yang kondusif dan sistem pendukung.

Faktor pendukung itu berupa laboratorium masyarakat multikultural yang menyajikan dan menghadirkan konteks yang nyata mengenai berbagai permasalahan dan cara mengatasinya. 

"Sehingga peserta didik memiliki pengetahuan sesuai dengan komptensi yang dipelajari bahkan melebihi dan memiliki perilaku multikultural sebagai dampak literasi humanis dan memiliki kesadaran berbahasa” ujar Prof Dr Hj Ida Zulaeha MHum. (Sgi)