Wapres JK : Bom Tak Halangi Sukseskan Asian Games 2018

Jusuf Kalla (Istimewa)

JAKARTA, KRJOGJA.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla dengan tegas mengatakan Asian Games 2018 yang berlangsung 18 Agustus-2 September, Jakarta-Palembang merupakan kegiatan olahraga yang sangat prestisius. Meski kini ada aksi teror bom,  namun tak akan lemahkan semangat  mensukseskan Asian Games.

"Justru kita harus merapatkan barisan untuk melawan aksi teror tersebut. Kita ingin buktikan kepada dunia, Indonesia aman dan tak perlu ada rasa takut berkunjung ke negara kita,” kata Wapres Jusuf Kalla dalam sambutannya sebelum membuka secara resmi Global Forum Asian Games 2018 di Ball Room Hotel Century Park Senayan Jakarta, Selasa, (15/5).

Lebih lanjut dijelaskannya  penyelenggaraan Asian Games kedua bagi Indonesia setelah Asian Games IV/1962."Pada Asian Games 1962, jumlah pesertanya hanya 3000 dari 23 negara. Sementara untuk Asian Games 2018, jumlah peserta mencapai 20.000 dari 45 negara," jelas Wapres JK. 

Global Forum Asian Games 2018, Tahun Olahraga Tahun Politik" dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimoelyono, Menpora Imam Nahrawi, dan Gubernur Sumsel Alex Noerdin. Ketua Umum KONI Pusat Tono Soeratman 

Selain itu, tambah Wapres,  Asian Games 2018 telah menggunakan tekhnologi tinggi baik untuk pembangunan venue maupun fasilitas pendukung lainnya.

”Dengan sisa waktu yang tinggal 94 hari atau 3 bulan lebih ini, persiapan sudah mencapai tahap akhir baik yang di Jakarta maupun Palembang. Memang untuk mencapai kesempurnaan tak mudah, yang penting sudah memenuhi standart internasional,” kata Wapres JK.

Untuk menuju suksesnya Asian Games 2018 itu, lanjut Wapres JK, minimal ada tiga aspek utama yang membutuhkan perhatian serius yakni, venue pertandingan, infrastruktur dan keamanan. (Sim)

Tulis Komentar Anda