Wisata Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 14 Mei 2018 / 19:11 WIB

Negara Lain Keluarkan Travel Advice, Ini Sikap Kemenpar

JAKARTA, KRJOGJA.com - Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti menilai 'Travel Advice' yang dikeluarkan oleh beberapa negara (Inggris, Australia, Amerika, Tiongkok, Hong Kong, Singapura, dan Irlandia) sebagai kewajiban negara untuk melindungi warganya yang berada di negara lain. Namun travel advice tersebut bukan sebagai larangan berkunjung  Indonesia atau travel warning. 

"Travel advice tersebut bukan sebagai larangan berkunjung  Indonesia atau travel warning. Tapi hanya swbuah kewajiban negara untuk melindungi warganya yang berada di negara lain. Kami menghargai itu,” kata -Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian Pariwisata, Guntur Sakti di Jakarta, Sejin (14/5).

Menurut Guntur pemerintah Indonesia juga pernah mengeluarkan Travel Advice untuk warga negara Indonesia di Perancis ketika terjadi serangan teror Charlie Hebdo pada tahun 2015. 

Menyinggung tentang  Tim Manajemen Krisis Kepariwisataan( MKK), pasca bom di Surabaya, Guntur mengatakan, telah dan akan terus melakukan pemantauan serta berkoordinasi dengan semua pihak untuk memastikan ekosistem pariwisata dalam keadaan kondusif khususnya kesiapan aksesibilitas, amenitas dan atraksi di Jawa Timur dan Surabaya pada khususnya berjalan normal. (Lmg)