Pendidikan Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 14 Mei 2018 / 15:25 WIB

Buat Prediksi Penyakit Menular, Dosen Budi Luhur Raih Doktor di UGM

SLEMAN, KRJOGJA.com - Fakultas Matematika  dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Gadjah Mada (UGM)  Senin (14/5/2018) siang menggelar sidang ujian terbuka promosi doktor ilmu komputer bertempat di ruang sidang utama fakultas tersebut.

Deni Mahdiana, dosen Universitas Budi Luhur yang tengah menempuh studi S3 mempertahankan desertasi yang mengambil judul “Model Peramalan Jumlah Kasus dan Pola Distribusi Penyebaran Demam Berdarah Dengue”. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Deni Mahdiana ditemui usai sidang mengatakan, penelitian untuk desertasi sendiri dilaksanakan sejak beberapa waktu terakhir di wilayah Kabupaten Sleman. 

Penelitian tersebut menurut dia dibuat untuk memprediksi penyakit menular seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) agar bisa dilakukan pencegahan oleh Dinas Kesehatan dan masyarakat secara umum. 

“Selama ini pencegahan DBD selalu menunggu kejadian, orang kena baru pemerintah antisipasi. Saya usulkan melalui penelitian ini agar tak perlu menunggu kejadian tapi sudah bisa memprediksi jumlah berapa yang akan terkena sehingga Dinkes bisa antisipasi,” ungkapnya pada wartawan. 

Program yang akan dijadikan aplikasi telpon pintar ini menurut Deni bisa memprediksi hingga 88 persen akurat peramalan sebaran DBD atau penyakit menular lainnya di sebuah daerah. 

"Indikatornya kalau DBD dengan curah hujan dan lama sinar matahari yang bisa dimanfaatkan agar tak terjadi kasus DBD atau bisa juga digunakan untuk penyakit menular lainnya jika ada data stasioner yang didapat. Jadi lebih pada preventif, dengan adanya langkah memprediksi,” sambungnya. 

Rektor Universitas Budi Luhur, Prof Didik Sulistyanto menambahkan pihaknya kini memang tengah mengirim total 12 dosen untuk menempuh pendidikan S3 di UGM dengan berbagai terapan Teknologi Informasi dan kesehatan. 

"Kami sedang menyiapkan prodi S3 ilmu komputer dan S1 untuk medical engineering yakni kedokteran berbasis IT. Saat ini kami terus mengejar dosen-dosen kami untuk hal tersebut salah satunya dengan menempuh S3 di UGM ini,” ungkapnya. (Fxh)