Peristiwa Editor : Tomi sudjatmiko Senin, 14 Mei 2018 / 00:40 WIB

'Bergentayangan' di Konser Musik, 6 Copet Lintas Kota Dikecrek


PURWOKERTO,KRJOGJA.com - Setelah menerima laporan dari sejumlah korban, dan dilanjutkan melakukan penyelidikan Satreskrim Polres Banyumas, berhasil menggulung enam copet lintas kota yang merupakan sindikat dari kelompok Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

" Merek dibekuk saat beraksi di  pertunjukan konser musik dangdut dengan penyanyi Via Vallen di Komplek Gor Satria Purwokerto," kata Waka Polres Banyumas Kompol Malpa Mallcopo, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Djunaidi, dan Kasubag Humas AKP Sukiyah, Minggu (13/5/2018).

Artikel Terkait : Menikmati Hidangan Mewah tapi Murah di Sumo Sushi

Menurutnya selain membekuk keenam copet yang salah satunya perempuan, polisi juga berhasil menyita barang buktu 43 ponsel pintar (Smartphone) berbagai merek milik korban.

"Polisi juga menyita tiga mobil Daihatsu Sigra Nomor Polisi  D 1037 AFV, dan D 1127 VBM, dan Daihasu Xenia D 1182 AEL yang digunakan untuk sarana angkutan," ungkap Malpa Mallcopo.

Keenam copet yang hingga kemarin masih menjalani pemeriksaan penyidik yakni  Rek (34) asal Cikampek, Jabar, Ard (32) asal Tegal,Jateng, Rmh (23) berjenis wanita asal Bandung, Jabar,  Kas (53) asal Tegal, Jateng, Sup (47) dan Al (25) asal Surabaya Jawa Timur.


Aksi pencopetan itu dilakukan Jumat (11/5/2018) malam di Komplek Gor Satria Purwokerto, ketika ada konser musik dangdut dengan penyanyi Via Vallen yang di selenggarakan oleh salah satu televisi swasta nasional.

Pelaku yang berjumlah lebih dari enam orag masuk kerumunan ribuan penonton, dalam kondisi desek desakan, pelaku melakukan aksinya mencuri handpohon milik korban yang ada didalam tas, dan saku celana.

Aksi pencopetan itu terungkap, setelah para korban melapor ke polisi yang sedang berjaga yang diteruskan ke anggota Satreskrim Polres Banyumas. Setelah melalui penyelidikan polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti hasil kejehatan sebanyak  43 smartphon, dan tiga kendaraan.

Kepada polisi, mereka mengaku, sering melakukan aksi pencopetan saat sedang ada konser musik tingkat nasional. Sehingga ketika ada konser musik mereka datang dengan mengendarai mobil.(Dri)

Setelah menerima laporan dari sejumlah korban, dan dilanjutkan melakukan penyelidikan Satreskrim Polres Banyumas, berhasil menggulung enam copet lintas kota yang merupakan sindikat dari kelompok Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (jateng), dan Jawa Timur (Jatim).

" Merek dibekuk saat beraksi di  pertunjukan konser musik dangdut dengan penyanyi Via Vallen di Komplek Gor Satria Purwokerto," kata Waka Polres Banyumas Kompol Malpa Mallcopo, yang didampingi Kasat Reskrim AKP Djunaidi, dan Kasubag Humas AKP Sukiyah, Minggu (13/5/2018).

Menurutnya selain membekuk keenam copet yang salah satunya perempuan, polisi juga berhasil menyita barang buktu 43 ponsel pintar (Smartphone) berbagai merek milik korban.

"Polisi juga menyita tiga mobil Daihatsu Sigra Nomor Polisi  D 1037 AFV, dan D 1127 VBM, dan Daihasu Xenia D 1182 AEL yang digunakan untuk sarana angkutan," ungkap Malpa Mallcopo.

Keenam copet yang hingga kemarin masih menjalani pemeriksaan penyidik yakni  Rek (34) asal Cikampek, Jabar, Ard (32) asal Tegal,Jateng, Rmh (23) berjenis wanita asal Bandung, Jabar,  Kas (53) asal Tegal, Jateng, Sup (47) dan Al (25) asal Surabaya Jawa Timur.


Aksi pencopetan itu dilakukan Jumat (11/5/2018) malam di Komplek Gor Satria Purwokerto, ketika ada konser musik dangdut dengan penyanyi Via Vallen yang di selenggarakan oleh salah satu televisi swasta nasional.

Pelaku yang berjumlah lebih dari enam orag masuk kerumunan ribuan penonton, dalam kondisi desek desakan, pelaku melakukan aksinya mencuri handpohon milik korban yang ada didalam tas, dan saku celana.

Aksi pencopetan itu terungkap, setelah para korban melapor ke polisi yang sedang berjaga yang diteruskan ke anggota Satreskrim Polres Banyumas. Setelah melalui penyelidikan polisi akhirnya berhasil menangkap pelaku bersama barang bukti hasil kejehatan sebanyak  43 smartphon, dan tiga kendaraan.

Kepada polisi, mereka mengaku, sering melakukan aksi pencopetan saat sedang ada konser musik tingkat nasional. Sehingga ketika ada konser musik mereka datang dengan mengendarai mobil.(Dri)