Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Minggu, 13 Mei 2018 / 08:50 WIB

Perbaiki Sistem Kesehatan, Dengarkan Suara Perawat

JAKARTA, KRJOGJA,com - Berbicara kesehatan tidak terlepas dari mereka yang disebut tenaga kesehatan, dan nasib kesehatan rakyat ada di tangan mereka. Di sisi lain, mereka juga ditugaskan hingga pulau-pulau terluar.

"Maka bagi saya, tenaga kesehatan adalah para pejuang penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri dalam pernyataannya yang diterima di Jakarta, Minggu (13/5/2018).

Ia mengapresiasi Hari Perawat Internasional yang jatuh pada Sabtu (12/5/2018) dengan Tema tahun ini adalah “Nurses a Voice to Lead: Health is a Human Right”. Megawati menegaskan bahwa sudah saatnya suara perawat didengar sebagai bagian untuk memperbaiki sistem kesehatan di Indonesia.

"Karena itu beberapa hal yang terus saya perjuangkan, pertama terkait minimnya upah yang diterima sebagian perawat,"  tuturnya. Kedua, terkait kompetensi perawat yang harus ditingkatkan terutama untuk peningkatan kualitas perawat yang bekerja di dalam negeri. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan Indonesia. 

Ketiga, yaitu status kerja karena data yang diperoleh, 30% dari perawat masih berstatus pegawai tidak tetap. Untuk para tenaga kesehatan, semakin lama seseorang bekerja, pengalaman akan mengasah dan menempa kemampuannya. "Karena itulah, sejak awal saya mendukung Revisi Terbatas atas Undang-undang tentang Aparatur Sipil Negara (ASN)," ungkap Megawati.

Menurutnya, hanya satu pasal yang harus dikoreksi agar ada keadilan bagi mereka yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun kepada negara. "Alhamdulillah Presiden Jokowi sudah mengeluarkan Surpres," kata Negawati seraya berharap segera ada pembahasan dan disahkan di tahun 2018, agar ada mekanisme pengangkatan yang bertahap tapi jelas, transparan, adil dan konstitusional.

Tidak kalah pentingnya adalah terkait amanat Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional, yang kebetulan ia tandatangani saat menjabat sebagai Presiden, yaitu tahun 2004.  "Paling tidak, Pemda bersama DPRD, saya yakin, mampu mengupayakan Jaminan Kesehatan bagi seluruh perawat, yang berstatus pegawai tidak tetap," tandas Megawati. (Ful)