Pencuri Laptop Tertangkap Berkat Aplikasi

Para pelaku saat dimintai keterangan petugas.

YOGYA, KRJOGJA.com - Aksi pencurian yang dilakukan BW (43) warga Sragen Jawa Tengah (Jateng) gagal hanya gara-gara sebuah aplikasi. Laptop yang dicuri dari sebuah tempat kost ternyata terkoneksi dengan smart phone pemiliknya sehingga korban bisa dengan cepat melacak keberadaannya. Bukannya memperoleh barang curian, pelaku malah dapat bogem mentah massa yang marah.

Pelaku beraksi di tempat kost di Jalan Kaliurang km 14 Umbulmartani Ngemplak Sleman. Lokasi dipilih karena kawasan tersebut dekat dengan kampus sehingga banyak terdapat tempat kost mahasiswa di sekitarnya.

“Dari Sragen tersangka memang sudah merencanakan hendak melakukan aksi pencurian. Setelah menemukan lokasi incaran yang dirasa aman, pelaku kemudian segera beraksi,” ungkap Panit Reskrim Polsekta Kotagede, Ipda Bambang Tri Widodo di ruang kerjanya, Kamis (10/05/2018).

Pelaku masuk ke sebuah tempat kost yang tengah sepi, ia lalu menuju salah satu kamar milik Muhammad Marif (24) mahasiswa asal Tobelo Sulawesi Utara. Di tempat ini tersangka mengambil sebuah laptop yang berada di atas tempat tidur berikut chargernya.

“Tersangka masuk dengan cara merusak jendela lalu memanjat tembok untuk dapat masuk ke kamar korban. Kebetulan saat itu lokasi kost sedang sepi sehingga tersangka bisa leluasa beraksi,” jelasnya.

Ternyata laptop tersebut dipassword oleh korban sehingga pelaku tak bisa membukanya. Tersangka lalu mencari tempat service untuk bisa membukanya dan menemukan konter laptop di Jalan Semangu Rejowinangun Kotagede, setelah itu ia pergi ke rumah saudaranya di Yogyakarta.

Sepulang kuliah korban terkejut melihat kamarnya sudah acak-acakan dan menjumpai laptop miliknya telah raib. Ia mencoba menanyakan kepada penghuni kost yang lain, namun mereka tak mengetahui kejadian tersebut.

Tak kurang akal bagi mahasiswa ini, korban yang telah memasang aplikasi ‘Find My Iphone’ pada ponsel dan terhubung dengan leptop segera melacak keberadaan perangkat tersebut. Melalui bantuan program ini korban dapat dengan mudah menemukan posisi laptop miliknya berada.

“Korban segera mendatangi tempat service itu untuk menanyakan laptop miliknya. Dengan menunjukkan berbagai bukti kepemilikan, korban mengatakan jika laptop warna silver itu adalah miliknya yang telah hilang dicuri,” kata Bambang Tri Widodo.

Serangkaian penjebakan segera dilakukan, teknisi service langsung menghubungi pelaku dan mengatakan jika laptop telah selesai diperbaiki. Tersangka kemudian kembali ke konter tersebut untuk mengambil laptop curian dan disana korban telah menanti.

Tersangka mengaku jika laptop itu adalah miliknya, namun saat dipertemukan dengan korban akhirnya pria tak bisa mengelak. Pelaku langsung dihakimi massa hingga babak belur sebelum akhirnya digelandang diserahkan kepada yang berwajib.

“Korban melaporkan kejadian itu ke Polsekta Kotagede dan kami segera melakukan penangkapan. Berhubung lokasi kejadian pencurian berada di wilayah Ngemplak Sleman, maka tersangka kita limpahkan ke polsek setempat untuk diproses secara hukum,” tegasnya. (Van)

Tulis Komentar Anda