Gaya Hidup Editor : Danar Widiyanto Senin, 07 Mei 2018 / 04:10 WIB

Derkuku Asal Sleman Jadi Jawara di Paku Alam Cup

RATUSAN derkuku kelas lomba asal berbagai daerah diikutkan dalam konkurs seni suara derkuku tingkat nasional Paku Alam Cup di Alun-alun Selatan Kraton Yogyakarta, Minggu (6/5/2108). Pada kelas senior derkuku bernama Narasoma dan Bandoro saling bersaing mengumpulkan nilai dalam empat babak.

Setelah nilainya ditotal, derkuku Narasoma milik B2W Bird Farm asal Sleman berhasil unggul dibanding Bandoro milik Kohliang asal DKI Jakarta. Sedangkan juara ketiga pada kelas yang sama, yakni Bodronoyo milik dr Hartono asal Semarang. Pemilik derkuku juara I sampai III ini berhasil memboyong piala mahkota KGPAA Paku Alam X serta piagam.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan KPH Kusumo Parastho, KGPAA Paku Alam X menuturkan, lomba derkuku tingkat nasional Paku Alam Cup pada tahun ini sudah yang keempat kali. Antusias peserta dari berbagai daerah termasuk tinggi, diharapkan bisa menjadi ajang silaturahmi deku mania, mendukung pelestarian derkuku dan bisa bermanfaat pada bidang lain seperti pariwisata maupun perekonomian warga.

“Hobi dan budidaya derkuku mempunyai kaitan dengan bidang-bidang lain termasuk kerajinan sangkar, petani sampai penjual biji-bijian sebagai pakan derkuku. Dengan lomba seperti ini diharapkan juga bisa meningkatkan kesadaran untuk menyayangi, melestarikan sampai mencetak derkuku-derkuku kualitas lomba,” paparnya.

Prosesi pembukaan konkurs Paku Alam Cup 2018 tersebut, yaitu diawali kirab dari 10 prajurit Pura Pakualaman yang membawa satu piala mahkota. Piala ini selanjutnya diterima kepada KPH Kusumo Parastho, lalu diserahkan Kepala Dinas Pariwisata DIY (diwakili Rose Sutikno SH MM) dan diserahkan lagi kepada panitia pelaksana Supriyadi. Setelah itu pelepasan derkuku ke alam, sebelum segenap tim juri menilai derkuku-derkuku yang digantang.

Tampak hadir juga dalam kesempatan ini antara lain Pelindung Persatuan Pelestari Derkuku Seluruh Indonesia(PPDSI) GBPH H Prabukusumo SPSi, Ketua PPDSI Pusat M Makrus dan pembina PPDSI DIY (Drs Prawindra AS, Drs H Bambang W dan Sumali). Tim juri yang bertugas asal DIY, yaitu Ali, Gito, Guntur, Arif, Sukono, Shodiq, Sutanto dan Sukir. Juri dari luar DIY, Kamto Blitar, Arief J serta Totok.

“Kami merasa senang antusias peserta lomba derkuku baik sifatnya regional maupun nasional selalu bisa tinggi. Latihan-latihan bersama yang digelar pengurus daerah juga bisa maksimal pesertanya dan kualitas derkuku semakin bagus,” ungkap Ketua PPDSI Pusat, M Makrus asal Jawa Timur.

Adapun derkuku yang berhasil menjadi juara I sampai III pada kelas yunior berturut-turut sebagai berikut, Basudewa – B2W Bird Farm (Sleman), Sekar Kinanti – Puji S (Sleman) dan Dananjaya – Isnawan (Yogya).  Pada kelas pemula, juara I sampai III, yakni Ndoro Nggong – H Yusuf H (Bantul), Gading – H Yusuf H (Bantul) dan Ontoseno – Sigit (Sleman Utara). Deku mania yang mengikuti even ini selain dari DIY, antara lain ada dari Klaten, Solo, Bogor, Semarang, Blitar, Tulungagung, DKI Jakarta, Malang, Surabaya, Bali dan Karawang. (Yan)