Dewan Minta Jalur Alternatif Menuju Pantai Selatan

WONOSARI, KRJOGJA.com - Ketua DPRD Gunungkidul minta kepada Pemkab Gunungkidul untuk mencari jalur alternatif menuju pantai selatan Gunungkidul. Jalan utama yang ada, terutama dari Wonosari-Baron dan dari Pantai Baron-Tepus, setiap musim liburan selalu padat dan macet, sehingga banyak dikeluhkan wisatawan.

Menurut Ketua DPRD Gunungkidul Suharno SE, untuk pelebaran jalan utama terutama antara Wonosori sampai Pantai Baron banyak ditemui kendala, selain harga ganti rugi tanah cukup tinggi juga banyak warga yang menolaknya. ”Untuk itu perlu dicari jalur alternatif yang cukup lebar dan memudahkan wisatawan,” katanya.

Menurut politisi PDIP itu, ada beberapa pilihan jalur alternatif yakni dari Desa Kemadang belok ke kiri menuju ke pantai atau dari Desa Giring keselatan melewati tanah kehutanan dan menuju ke JJLS antara Trowono menuju Baron. ”Pilihan jalur alternatif ini dinilai tidak banyak menemui kendala karena tidak banyak pemukiman sehingga untuk ganti rugi tanah tidak banyak menemui hambatan,” ujar Suharno.

Menurut Suharno pelebaran jalur alternatif perlu segera dilakukan agar kepadatan yang selalu dihadapi para wisatawan segera dapat terurai, apalagi jalur antara Pantai Baron ke timur sampai Desa Tepus dirasakan masih sempit sehingga ketika ada bus berpapasan salah satunya harus berhenti. ”Kami berharap agar Pemkab Gunungkidul segera koordinasi dengan Pemda DIY dalam hal ini DPUP ESDM untuk melakukan normalisasi jalan wisata,” katanya.

DPRD Gunungkidul juga minta agar jalan menuju Pantai Sepanjang di Desa Kemadang, Tanjungsari bisa segera diaspal tahun ini. Mengingat selain jalur menuju pantai sekitar 1 kilometer mengalami kerusakan cukup parah. Apalagi Pantai Sepanjang sudah menjadi ikon wisata Gunungkidul sejak tempat itu dijadikan ajang lomba voli pantai tingkat internasional.

Wakil Bupati Gunungkidul Dr Immawan Wahyudi MH yang dikonfirmasi, sangat memahami apa yang disarankan DPRD baik lewat berbagai pendapat maupun dalam rekomendasi LKPJ Bupati 217, tentang normalisasi jalur menuju wisata. Menurutnya upaya untuk meminimalisir kemacetan perlu segera dilakukan terutama untuk tempat atau lokasi khusus, seperti tikungan, tanjakan perlu dinormalisasi agar kendaraan wisata mudah untuk lewat tanpa gangguan.

Pihaknya akan segera koordinasi baik dengan DPUPKP Gunungkidul maupun dengan Pemda DIY, mengingat jalur menuju objek wisata merupakan jalan milik Pemda DIY, namun pihaknya akan mendorong agar Pemda DIY segera memperbaiki atau menormalisasi jalan menuju objek wisata guna mendukung visi Bupati Gunungkidul di sekitar wisata. (Awa)

Tulis Komentar Anda