Olahraga Editor : Danar Widiyanto Sabtu, 05 Mei 2018 / 06:50 WIB

DAIHATSU ASTEC OPEN YOGYA IV

Fajar Shidiq Lolos ke Semifinal

SLEMAN, KRJOGJA.com - Fajar Shidiq Putra dari klub PB Ace Quality Yogya berhasil mengunci tiket ke semifinal kelompok tunggal usia dini putra (U-11) dalam Sirkuit Nasional (Sirnas) Bulutangkis B bertajuk Daihatsu Astec Yogyakarta Open IV-2018. Pada babak perempatfinal di GOR Lembah UGM Sleman, Jumat (4/5/2018) sukses menyisihkan pebulutangkis Exist Jakarta Allong Ardian  melalui pertarungan ketat dua game, 21-19, 24-22.  

Sedangkan pemain DIY lainnya asal klub Pancing Sembada Sleman Tatag Prayoga Herlambang  juga masih bertahan hingga semifinal. Ia di perempatfinal kemarin, berhasil mengeliminasi unggulan ke-4 Muhammad Arya Bimasena (PB Kartika Purwokerto)  lewat rubber-game, dengan skor 12-21, 21-16, 21-19. Namun sayang, kedua pemain DIY tersebut di babak semifinal sudah harus bertempur untuk memperebutkan tiket ke babak final, yang akan dimainkan Sabtu (5/5/2018) ini.

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam laga memperebutkan tempat di semifinal, kemenangan Fajar Shidiq atas Allong Ardian diraih melalui kerja keras dan semangat membara. Hal itu, dilakukan Fajar Shidiq, karena lawan yang dihadapi kali ini cukup ulet dan tangguh. Pada game pertama, Fajar Shidiq yang disuntik dukungan semangat oleh pembina PB Ace Quality Gayar, mampu menyudahi Along dengan skor 21-19. Namun di game kedua, Allong Ardian yang tertinggal di game pertama, terus memberikan  tekanan hebat pada Fajar Shidiq. Pengumpulan angka kedua pemain ini saling kejar-kejaran, bahkan dipenghujung game kedua terjadi beberapa kali duece 20-20, 22-22. Pada posisi poin genting ini, Fajar Shidiq mampu menguasai laga, sehingga kemenangan pun  kembali berpihak padanya, dan menuntaskan laga dengan skor 24-22.

"Sebelum mengalahkan Allong di perempatfinal, Fajar Shidiq sempat melibas para pemain unggulan lainnya di babak penyisihan," ujar Gayar  dengan perasaan senang.

Sementara itu, para pemain PB Djarum Kudus tampil begitu perkasa di babak perempatfinal. Sedikitnya, PB Djarum Kudus mampu menempatkan  8 pemainnya di semifinal. Di antaranya unggulan 1 tunggal usia dini putri Devira Angelica Pascoal, lolos ke semifinal setelah mengandaskan unggulan 8 Jane Maira Faiza (PB Kartika Purwokerto) dengan dua game, 21-15, 21-9. Selanjutnya, pemain PB Djarum Kudus lainnya yang merupakan pebulutangkis  non unggulan Ovilia Riza Wulandari yang dilatih Hayom Rumbaka (asal Kulonprogo) juga berhasil melangkah ke semifinal, usai di perempatfinal menggasak pemain Jepang, Sugiyama Kaoru dua game, 21-18, 21-14 dalam durasi waktu 47 menit.  

"Kunci kemenangan saya atas Sugiyama, karena saya nggak mau kalah dari dia. Saya harus lebih tahan dan kuat ketimbang dia. Saya juga banyak menerapkan permainan reli dan sesekali melakukan permainan net, sehingga pemain Jepang ini sering mati langkah," jelas Ovilia Riza Wulandari.

"Direncanakan pada pertandingan terakhir Sabtu (5/5/2018) akan dihadiri pemilik Astec, pasangan suami-istri Susi Susanti dan Allan Budi Kusuma, yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia peraih medali emas olimpiade Barcelona, Spanyol," ujar Sukiman HW, sekretaris panitia penyelenggara.(Rar)