Hiburan Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 05 Mei 2018 / 05:35 WIB

8-9 September 2018, Soundrenaline 'Hentak' Bali

SOUNDRENALINE kembali lagi. Festival tahunan yang juga merupakan salah satu festival musik terbesar di Indonesia itu, akan menghembuskan sejumlah napas baru yang dipercaya akan membawa warna segar untuk industri musik Indonesia. Tahun ini, Soundrenaline akan mengusung tema 'The Soul of Expression'.

Mulai bulan April 2018 ini, kabar sudah mulai disebarkan. Akan ada banyak acara yang menjadi jembatan menuju festival tersebut. Sebarannya juga begitu lebar, mulai dari bagian barat Indonesia sampai ke timur. Semua dijaring secara simultan untuk menghasilkan pengalaman yang membekas di orang banyak.

Siasat Partikelir, secara aktif, akan turut ambil bagian menyambungkan banyak kreator di Indonesia untuk berpartisipasi di Soundrenaline 2018. Ada irisan yang disatukan.

"Soundrenaline yang begitu populer, kini tidak hanya disebut sebagai festival musik saja. Tetapi, sebagai festival musik dan seni. Tidak hanya mengenai megahnya musik, akan tetapi menjadi rangkaian seni yang melibatkan berbagai kreator untuk berekspresi," ujar Ardy Siji dari Siasat Partikelir pada saat press conference Soundrenaline 2018 di Jakarta beberapa waktu yang lalu.

Seperti sudah disebutkan, berbagai macam kreator tersebut akan dijaring dari banyak wilayah di Indonesia.

“Proses kurasi musisi dari berbagai daerah mulai dari Jawa, Sumatera (Medan, Palembang, Pekanbaru dan Aceh), Makassar, Kalimantan (Samarinda dan Pontianak) serta Bali. Musisi-musisi yang ditemui banyak yang memiliki materi dan kualitas yang bagus,” tambahnya lagi.

Ade Darmawan dari ruangrupa, yang juga terlibat dalam sejumlah proses Soundrenaline 2018, ikut angkat bicara.

“Area kreator nantinya akan menampilkan karya dari berbagai seniman kontenporer muda dari Jakarta, Bandung, Bali dan Jogjakarta. Tahun ini pun, konten lokal Bali akan kita perbanyak melalui kolaborasi antar kreator muda dan yang sudah senior. Akan ada pula konsep glamping yang diusung di mana segala program akan membaur,” jelasnya.

Ade Darmawan dan ruangrupa punya reputasi bagus menjalankan RRREC Fest in the Valley yang mewadahi berbagai macam kepentingan di bawah payung alam selama beberapa hari. Pengalaman mengelola festival di kaki gunung itu yang akan dibawa ke Soundrenaline 2018 nanti.

Saleh Husein, juga dari ruangrupa, menambahkan, “Area kreator dengan glamping itu akan memberikan pengalaman yang berbeda bagi yang hadir di Soundrenaline 2018. Glamping terbuka untuk umum, akan tetapi dibatasi hingga 250 orang saja.”

Dari menu yang akan disajikan, Soundrenaline akan menampilkan band-band terbaik Indonesia dengan banyak sentuhan penyegaran. Selain itu, festival ini akan menjangkau suatu spektrum yang lebih luas dengan menaikkan skala hingga ke wilayah Asia Tenggara. 

Bali, sebagai tuan rumah, jelas punya kemampuan untuk menjadi tempat bertemunya berbagai macam kepentingan di kawasan ini. (*)