Wisata Editor : Tomi sudjatmiko Selasa, 01 Mei 2018 / 18:23 WIB

FESTIVAL KULINER DI CONDONG CATUR

Entog Slenget Kang Tahir dan Tongseng Kopyok Goda Pengunjung Jajal Jananan Sleman

SLEMAN, KRJOGJA.com - Dinas Pariwisata Sleman bersama Dyakara Multiconvex kembali menggelar Festival Kuliner Sleman 2018. Kegiatan ini guna menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-102 Kabupaten Sleman dan memantapkan Sleman sebagai salah satu destinasi wisata kuliner terkemuka di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Festival kuliner dengan tema Jajal Jajanan Sleman ini digelar di Taman Kuliner Condongcatur selama tiga hari, mulai Jum’at -Minggu, (04-06/2018).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Dalam event ini, pengunjung dapat menikmati beberapa kuliner khas Sleman seperti Enthok Slenget Kang Tanir, Jadah Tempe Mbah Carik Kaliurang, Tongseng Kopyok Mbah Ganis, dan aneka jajanan tradisional Bu Bagyo.  Selain itu, terdapat beberapa acara pendukung seperti kuliner artis, expo produk food and beverage, lomba memasak, lomba gambar dan mewarnai anak, serta panggung hiburan.

"Festival Kuliner Sleman mungkin tidak terlalu besar, karena relatif masih baru. Tapi akan sangat menyesal bilamana tidak sempat mengunjunginya," tegas Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dra. Shavitri Nurmala Dewi, MA.

Shavitri menjelaskan Sleman memiliki kekayaan kuliner yang tidak kalah dibandingkan dengan kabupaten/kota yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta, yang tersebar dari sisi utara dan selatan, serta sisi timur dan barat wilayahnya. 

"Kekayaan kuliner ini merupakan hasil kreatifitas masyarakat Sleman selama bertahun-tahun, memanfaatkan potensi yang ada di sekelilingnya,” lanjutnya.

Enthok Slenget Kang Tanir merupakan salah satu kuliner khas di Sleman dengan menu utama berupa semur enthok yang pedas. Seperti namanya, Slenget yang dapat diartikan tersambar, sajian kuliner daging enthok ini dijamin akan menyambar lidah dan mengakibatkan keringat bercucuran bagi siapa pun yang bernyali mencobanya. 
Makanan khas ini disajikan dalam bentuk daging yang dipotong kecil-kecil terpadu dengan kuah pedas yang mantap. Selain Enthok Slenget, kuliner khas lain yang ditawarkan di ajang Festival
Kuliner Sleman 2018 adalah Tongseng Kopyok. 

Tongseng Kopyok yang digadang untuk menjadi salah satu kuliner terpopuler versi Anugerah Pesona 2018, merupakan salah satu makanan khas Sleman yang penyajian dagingnya ditusuk seperti sate, dengan pilihan daging kelinci, ayam, dan kambing. Kuliner ini disajikan dengan aneka bumbu dicampur dengan telur dan kuah yang menggoda selera.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sleman, Dra. H. Sudarningsih, M.Si menegaskan bahwa Festival Kuliner Sleman 2018 dengan tema Jajal Jajanan Sleman adalah upaya untuk lebih mengenalkan kuliner yang ada di Kabupaten Sleman kepada masyarakat luas. Even ini sebagai tindak lanjut penandatanganan naskah MoU dengan Kementerian Pariwisata untuk lebih menjadikan Sleman sebagai salah satu destinasi wisata kuliner di Daerah Istimewa Yogyakarta. 

"Melalui pengembangan wisata kuliner ini, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sleman yang merupakan salah satu destinasi pariwisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Data nasional menunjukkan bahwa pengeluaran wisatawan untuk kuliner 30-40 persen dari total pengeluaran saat berwisata," pungkasnya. 

Guna memeriahkan event Festival Kuliner Sleman 2018, panitia pada Sabtu (05/05/2018) melaksanakan cooking competition bagiteam non profesional yang terdiri dari 3 orang. Cukup dengan membayar biaya pendaftaransebesar Rp 100.000,- peserta berkesempatan untuk memenangkan total hadiah sebesar Rp 17.000.000. 

Ditambah trophy dari Bupati Sleman, Kepala Dinas Pariwisata Sleman dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Sleman.Adapun jenis masakan yang harus disiapkan tiap team adalah nasi goreng (lauk komplit dengan versi bebas) dan masakan olahan bahan ketela dan salak. (*)