Angkringan Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 21 April 2018 / 11:38 WIB

HUT ke 2, MOC Sering Adakan Kegiatan Kemanusiaan


SOLO, KRJOGJA.com - Berbagai kegiatan sosial kemanusiaan digelar oleh 120 anggota komunitas Mercedes-Benz Owners Corp Indonesia (MOC), Sabtu (21/4/2018). 

Komunitas penggemar mobil Mercedes Benz itu membangun pos polisi yang lengkap dengan sarana tempat beribadah serta toilet, menyantuni anak yatim, membantu pengadaan peralatan tempat beribadah selain mensosialisasikan cara mengemudi aman dan nyaman (safety riding).

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

Presiden   MOC Heru S. Notonegoro didampingi Pelindung MOC Robby Sumampouw, Sabtu (21/4/2018) mengatakan genap usia MOC dua tahun, pihaknya terus berkiprah untuk menggemakan Solo kota otomotif dengan permik-pernik sebagai daerah destinasi wisata. 

"MOC bersama komunitas otomotif lainnya berupaya untuk menarik kunjungan komunitas dari luar daerah agar berkunjung atau touring ke Solo. Di Solo yang telah dicanangkan sebagai kota otomotif bisa digelar pameran berbagai tipe otomotif serta peralatan spare part pendukungnya,"ujar Heru  seraya menyanggah kalau klub Mercy anggotanya cenderung eksklusif, bahkan pihaknya sering diajak oleh anggotanya untuk membantu kalangan orang yang tidak mampu agar tidak ada kesenjangan antar anggota masyarakat.

Diakui oleh Heru , pihaknya  memang klub otomotif yang tidak melulu hanya berkutat di bidang otomotif, tapi juga kemanusiaan sebagaimana prinsipnya. "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Di MOC bergabung berbagai ragam suku, agama, profesi tanpa dibeda-bedakan statusnya. Kami malahan berniat menyumbangkan apa yang telah mereka miliki untuk kepentingan kemanusiaan,"ujarnya.

Jadi kegiatan komunitas MOC tidak hanya  kegiatan nongkrong, atau  melakukan konvoi serta touring saja. Di sela–sela melakukan touring di beberapa tempat di seluruh Indonesia, komunitas ini rupanya juga melakukan kegiatan sosial di antaranya
melengkapi sarana prasarana tempat ibadah serta membangunkan pos polisi yang dilengkapi dengan sarana untuk beribadah serta toilet. 

"Bapak-ibu polisi yang bertugas di lapangan selama 24 jam harus dalam kondisi prima siap menghadapi berbagai permasalahan di lapangan, dari kemacetan hingga kasus-kasus lain. Kami ikut empati dengan membangunkan pos polisi yang dilengkapi sarana ibadah dan toilet,"papar Heru. (Hwa)