Gaya Hidup Editor : Tomi sudjatmiko Sabtu, 21 April 2018 / 13:25 WIB

ASOSIASI KELOMPOK UPPKS GELAR RAKERNAS

GKR Mangkubumi: Ibu Rumah Tangga Harus Bisa Mandiri

PALEMBANG, KRJOGJA.com -  Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) mengadakan Rapat Kerja Nasional di Palembang, Sumatera Selatan,18-20 April 2018 bersamaan dengan pelantikan pengurus baru Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Kelompok UPPKS masa bakti 2017-2018.

Ketua BPD Asosiasi Kelompok UPPKS, GKR Mangkubumi mengatakan Asosiasi Kelompok UPPKS adalah organisasi di bawah Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang bergerak di bidang perekonomian keluarga. Anggota Asosiasi Kelompok UPPKS para ibu rumah tangga aseptor KB. Tujuan Asosiasi Kelompok UPPKS menciptakan keluarga kecil sejahtera melalui penciptaan peluang usaha di rumah. 

Artikel Terkait : Mahasiswa Polbangtan Dampingi Masyarakat Manfaatkan Lahan Tidur

"Target dari Asosiasi Kelompok UPPKS ini agar ibu-ibu memiliki usaha sehingga memiliki tambahan pendapatan. Dengan begitu ibu dapat turut membantu menyejahterakan keluarga tanpa meninggalkan kewajibannya mengurusi rumah tangga," terang GKR Mangkubumi disela Rakernas, Kamis (19/4/2018).

GKR Mangkubumi menginginkan ibu rumah tangga lebih mandiri sehingga mampu mewujudkan keluarga kecil bahagia dan sejahtera. Pembinaan terus dilakukan Asosiasi Kelompok UPPKS sejak 2002 dengan mengedepankan kualitas produk, sehingga menambah nilai jual. "Fokus kita pada kemasan. Contohnya makanan peyek kalau hanya dikemas di dalam plastik kelasnya hanya warung. Tapi kalau dikemas dengan mika itu bisa dijual di supermarket," ujarnya.

Menurut GKR Mangkubumi, Asosiasi Kelompok UPPKS ini dapat menjadi benteng kekuatan UKM di Indonesia. Ia berharap, program yang diluncurkan Asisiasi Kelompok UPPKS menjadi contoh dan terus berkembang di Indonesia. "Diharapkan kelompok ibu-ibu terus berkembang dan mandiri serta terbentuk kelompok-kelompok baru," harapnya.

Sekretaris Jenderal Asosiasi Kelompok UPPKS, Iyuk Wahyudi menambahkan Asosiasi Kelompok UPPKS beranggotakan 1,2 juta orang di seluruh Indonesia. Namun yang terbina baru 10 persen, karena terkendala sumber daya. "Kita harapkan Asosiasi Kelompok UPPKS terus berkembang di seluruh provinsi," katanya. (Dev)