DIY Editor : Ivan Aditya Sabtu, 14 April 2018 / 22:52 WIB

Umat Bandung Utara Adakan Kenduri Paskah

GUNUNGKIDUL, KRJOGJA.com - Lebih dari 200 umat Lingkungan Bandung Utara Paroki St Yusup Bandung Playen Gunungkidul mengadakan Kenduri Paskah di salah satu rumah umat, Sabtu (14/04/2018). Tujuan kenduri ini untuk menjaga dan melestarikan tradisi yang sudah ada selama ini.

Menurut sesepuh yang juga prodiakon Paroki Bandung, Y Sukantiyo, kenduri ini sudah rutin digelar pada saat peringatan Paskah dan juga Natal setiap tahunnya. "Untuk uba rampenya beda antara Paskah dan Natal," tuturnya.

Khusus kenduri Paskah, Sukantiyo menjelaskan ada tiga Tumpeng Paskah utama. Yakni nasi ingkung yang berarti kurban sang Kristus dilambangkan dengan ingkung. Sedang lima sekul golong artinya lambang pribadi masing-masing manusia. Untuk telur paskah mengandung arti lambang hidup baru umat manusia.

"Kalau tumpeng megono atau nasi kuning artinya semua umat bersatu dalam doa. Harapannya semua doa dan permohonan bisa dikabulkan oleh Tuhan," jelasnya.

Usai ibadat sabda, barulah diadakan kenduri Paskah dan acara makan bersama. Adapun uba rampe sebelumnya dibawa oleh umat untuk didoakan dan dibagi-bagikan kepada seluruh umat yang hadir. (Adk)